Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Karawang Kukuhkan Ribuan Pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

📅 Minggu, 20 Jul 2025, 08:10 WIB | Oleh:
Bupati Karawang Kukuhkan Ribuan Pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Doc: antara foto
Ket. Pengukuhan pengurus koperasi desa/kelurahan Merah Putih di Karawang.

KARAWANG - Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengukuhkan ribuan pengurus dan pengawas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih pada momentum peringatan Hari Koperasi Nasional di lapangan Karangpawitan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat (Jabar), Sabtu (19/7).

"Alhamdulillah, hari ini telah dikukuhkan 2.552 pengurus dan pengawas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Karawang," kata bupati di Karawang.

Ia menyampaikan, sebanyak 2.552 orang yang dilantik itu terdiri atas 1.588 pengurus dan 974 pengawas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," katanya.

Diharapkan agar seluruh pengurus, anggota Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih beserta pengawasnya dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Sehingga mampu terlibat dalam menggerakkan perekonomian di desa/kelurahannya masing-masing.

Menurut dia, sebagai soko guru perekonomian koperasi memiliki peranan penting untuk bisa hadir dan menjawab juga instrumen ekonomi yang tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi lebih kepada pemerataan dan pemberdayaan masyarakat.

Bupati menyampaikan, saat ini Pemkab Karawang telah membentuk 309 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Disebutkan, seluruh koperasi ini telah berbadan hukum, terdiri dari 306 koperasi pendirian baru, dan tiga pengembangan koperasi yang sudah ada.

Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Karawang ini sebagai bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025, bertujuan untuk mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan berkelanjutan.

Dengan pembentukan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Tanah Air, pemerintah menginginkan terjadi gerakan ekonomi rakyat berbasis desa dan kelurahan, yang tujuan akhirnya diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui prinsip gotong royong, kekeluargaan, dan partisipasi aktif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp104.850...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.