Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wagub Lampung Minta Pengawasan SPPG Diperketat

📅 Sabtu, 04 Okt 2025, 20:37 WIB | Oleh:
Wagub Lampung Minta Pengawasan SPPG Diperketat Doc: ANTARA/HO-Hendra Kurniawan
Ket. Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela saat meninjau SPPG di Kelurahan Margorejo, Kecamatan Metro Selatan, Sabtu (4/10).

Metro -- Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya langkah antisipasi dalam penyelenggaraan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) menyusul sejumlah laporan kasus dugaan keracunan di beberapa daerah.

Hal ini dikatakan Wagub saat meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kelurahan Margorejo, Kecamatan Metro Selatan, Sabtu.

Menurut Jihan, pemerintah daerah bersama pihak terkait harus memperketat pengawasan mulai dari kualitas bahan baku, proses pengolahan, hingga distribusi makanan kepada peserta didik.

“Program MBG ini sangat baik untuk meningkatkan gizi anak-anak kita, namun aspek keamanan pangan tidak boleh diabaikan. Semua pihak harus memastikan makanan yang disalurkan benar-benar aman dan layak konsumsi,” katanya.

Menurutnya, koordinasi lintas sektor, termasuk dinas pendidikan, dinas kesehatan dan pihak sekolah, perlu ditingkatkan agar kejadian serupa tidak terulang.

"Saya minta ada prosedur standar pemeriksaan, baik dari sisi kebersihan maupun kandungan gizi, sebelum makanan didistribusikan ke siswa,” ucapnya.

Selain itu, Wagub juga mengingatkan agar pihak sekolah dan penyedia SPPG serta Satgas pangan Kota Metro segera melaporkan jika ada indikasi masalah pada makanan MBG.

“Deteksi dini sangat penting, agar jika ada masalah bisa langsung ditangani dan tidak menimbulkan dampak lebih luas,” ujarnya.

Wagub berharap program MBG dapat berjalan sesuai tujuan awal, yaitu meningkatkan kualitas gizi anak didik di Lampung tanpa menimbulkan risiko kesehatan.

“Mari kita sama-sama jaga agar manfaat program ini bisa dirasakan secara optimal oleh masyarakat,” pungkasnya.

Ketua Satgas MBG Kota Metro, Wahyu Ningsih, menegaskan pihaknya siap melakukan pengawasan bersama tim keamanan pangan.

"Kami akan melakukan uji sampel secara berkala, dan jika ada laporan keluhan dari siswa, petugas puskesmas segera turun untuk penanganan cepat,” terangnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Deddy Hasmara menyatakan pihaknya telah menginstruksikan seluruh sekolah untuk memperketat pengawasan makanan MBG sebelum dibagikan kepada siswa.

“Kami sudah berkoordinasi dengan sekolah agar memastikan kualitas makanan. Bila ada keraguan terhadap bahan atau olahan, jangan dibagikan dulu,” tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.