Sanae Takaichi Menang Pilpres LDP, Siap Jadi PM Perempuan Pertama Jepang
📅 Sabtu, 04 Okt 2025, 16:36 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: AFP/Kim Kyung-Hoon
TOKYO - Mantan Menteri Dalam Negeri Sanae Takaichi memenangkan pemilihan presiden Partai Demokrat Liberal (LDP) Jepang pada Sabtu (4/10), mengalahkan Menteri Pertanian Shinjiro Koizumi dalam putaran kedua.
Takaichi menggantikan Perdana Menteri Shigeru Ishiba sebagai ketua partai dan diperkirakan akan menjadi perdana menteri berikutnya. Dari lima kandidat yang bersaing, Takaichi, Koizumi, dan Sekretaris Kabinet Yoshimasa Hayashi disebut-sebut sebagai kandidat terkuat.
Dalam pemilihan tahun lalu yang diikuti sembilan kandidat, Ishiba sempat tertinggal dari Takaichi di putaran pertama, namun akhirnya menang di babak akhir.
Ketua LDP baru yang masa jabatannya hingga 2027 itu hampir pasti menjadi perdana menteri pada akhir bulan ini. Koalisi minoritas LDP dengan partai Komeito masih menjadi kekuatan terbesar di parlemen, sementara partai oposisi belum solid.
Takaichi, 64 tahun, yang akan menjadi perdana menteri perempuan pertama Jepang, menjadi pilihan utama publik. Sementara Koizumi, 44 tahun, putra mantan Perdana Menteri Junichiro Koizumi, mendapat dukungan terbesar dari sesama anggota parlemen, menurut jajak pendapat media.
Sebaiknya Anda baca juga:
Takaichi dikenal sebagai politikus konservatif garis keras, sedangkan Koizumi yang berhaluan reformis berpeluang menjadi pemimpin termuda Jepang pascaperang. Hayashi, 64 tahun, politisi moderat dengan pengalaman panjang di kabinet, sempat memperkecil selisih dukungan menjelang pemungutan suara.
Dua kandidat lain adalah mantan Menteri Keamanan Ekonomi Takayuki Kobayashi dan mantan Menteri Luar Negeri Toshimitsu Motegi. Seperti Hayashi, keduanya lulusan Universitas Tokyo dan peraih gelar master dari Universitas Harvard.
Pada awal September, Ishiba mengumumkan pengunduran dirinya sebagai tanggung jawab atas kekalahan koalisi dalam pemilihan majelis tinggi pada Juli, yang mempercepat pemilihan ketua partai yang semula dijadwalkan 2027.
Sebaiknya Anda baca juga:
Koalisi yang dipimpin Ishiba juga kehilangan mayoritas di majelis rendah pada Oktober 2024, tak lama setelah ia menjabat perdana menteri. Ant/Kyodo/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!