Membangun Harapan Baru dari Akar Rumput
📅 Jumat, 03 Okt 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiSejauhmana kendala yang dihadapi Kopdes Merah Putih?
Koperasi Desa Merah Putih kesulitan memproses data desa terkait dengan potensi, kebutuhan, dan profil desa. Tidak ada data desa yang presisi, yang tidak hanya menjelaskan tentang potensi desa tetapi kebutuhan dan seluruh profil desa itu sendiri.
Contohnya, koperasi desa yang ingin menjadi penyalur gas elpiji 3 kilogram. Namun, rupanya saat meminta data ke Badan Pusat Statistik (BPS) tentang jumlah rumah tangga petani yang membutuhkan gas elpiji 3 kilogram tidak terjawab. BPS itu hanya punya DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional) tapi basis datanya tidak bisa diakses.
Karena tidak memiliki referensi lain, Kementerian Koperasi bekerja sama dengan guru besar sosiologi pedesaan dari IPB University untuk membuat aplikasi data desa presisi. Sistem ini menggunakan drone untuk data geospasial, melatih warga desa melakukan validasi, lalu menganalisis hasilnya dengan artificial intelligent (AI). Hasilnya kami punya 289 indikator atau parameter yang isinya bukan hanya tentang potensi desa tapi juga kebutuhan desa dan seluruh profil yang dibutuhkan bagi pengambilan kebijakan atau keputusan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pengumpulan data desa presisi meliputi data spasial seperti peta rumah dan lahan, kondisi sosial ekonomi warga dari pendapatan dan pekerjaan, serta demografi seperti usia, pendidikan, dan kondisi rumah. Dari aplikasi ini, Ferry menyebut 46 persen penerima gas elpiji 3 kilogram tidak tepat sasaran. Bansos hampir 50 persen salah sasaran, BLT hampir salah sasaran, semua salah sasaran dan akhirnya itu menjadi ada yang namanya mafia data juga. Data yang semu akan melahirkan keputusan yang semu dan kurang valid.
Hingga 21 September 2025 pukul 22.50 WIB, jumlah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang memiliki akun Simkopdes atau Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa/Kelurahan tercatat 43.956 unit, dengan 10.219 koperasi telah beroperasi. Sistem informasi ini digunakan untuk memantau dan mengelola koperasi secara real time. Setiap koperasi desa atau kelurahan diwajibkan masuk ke dalam microsite agar bisa mengajukan pembiayaan, serta terhubung dengan BUMN, marketplace UMKM, dan lembaga lain.
Agar tak tertinggi di tengah perkembangan teknologi yang makin pesar ini, Bagaimana upaya Kemenkop memperkuat digitalisasi koperasi?
Sebaiknya Anda baca juga:
Kementerian Koperasi akan memaksimalkan Sistem Informasi dan Manajemen Koperasi Desa/ Kelurahan (Simkopdes) melalui pengembangan microsite sebagai langkah strategis memperkuat digitalisasi koperasi.
Apa tujuan Hibah obat dari Kemenhan melalui Kopdes?
Hibah obat-obatan dari Kementerian Pertahanan dan TNI yang akan disalurkan ke publik melalui Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih mampu meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat.
Hibah tersebut terasa spesial, karena diberikan menjelang peringatan hari ulang tahun TNI ke-80 pada 5 Oktober 2025.
Apa yang kita saksikan hari ini adalah wujud konkret bahwa TNI adalah sahabat rakyat yang senantiasa mengulurkan tangan untuk mendukung program-program pemerintah termasuk bidang kesehatan dan gizi masyarakat.
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai sebuah gerakan negara hadir sebagai pusat ekonomi baru di desa-desa dan kelurahan, dan salah satu kegiatannya adalah memberikan pelayanan kesehatan dasar berupa apotik dan klinik-klinik desa.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!