Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kaltim Hari ini, Peringkat Dua Indeks Ketahanan Pangan Nasional

📅 Kamis, 02 Okt 2025, 15:51 WIB | Oleh:
Kaltim Hari ini, Peringkat Dua Indeks Ketahanan Pangan Nasional Doc: Antarakaltim/Ho- Diskominfo Kaltim
Ket. Kegiatan Meeting Penyusunan Peta Rencana Pemerintah Digital, yang dihadiri perwakilan Perangkat Daerah lingkup Pemprov serta instansi vertikal, di Ruang WIEK Diskominfo Kaltim, Kamis, ( 2/9).

Samarinda -- Provinsi Kalimantan Timur menduduki peringkat kedua nasional dalam Indeks Ketahanan Pangan (IKP) tahun 2025 dengan kategori Sangat Tahan (nilai 80,82).

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji di Samarinda, Kamis, menegaskan, dengan predikat tersebut harus memacu Kaltim untuk segera berbenah dalam upaya mewujudkan kemandirian pangan pada 2026.

Pasalnya, lanjut Seno, meskipun Kaltim mendapat peringkat tinggi secara nasional, namun faktanya untuk memenuhi kebutuhan pangan di daerah masih tergantung dari wilayah lainnya.

"Indeks ketahanan pangan kita ini nomor 2 se-Indonesia, paling top. Tapi indeks ini adalah semu. Artinya, seolah-olah kita berjaya, seolah-olah kita hebat, namun pada kenyataannya kita sangat membutuhkan pasokan pangan dari luar," ujar Seno Aji saat memimpin rapat koordinasi Ketahanan Pangan bertema "Kaltim Menuju Swasembada Pangan" yang digelar di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim.

Seno, mengungkapkan kelemahan itu terbukti saat Kaltim sempat diuji dengan isu adanya beras oplosan di pasaran.

"Kemarin kita sudah dicoba dengan adanya indikasi beras oplosan. Dalam waktu seminggu kita sudah kelabakan. Semuanya bingung, tidak ada beras di mana-mana. Nah, ini menunjukkan bahwa sebenarnya ketahanan pangan kita ini ringkih (rapuh), kita tidak sehat," tegasnya.

Untuk mengejar kemandirian pangan, Pemprov Kaltim telah serius mengembangkan kawasan sentra produksi terpadu, modern, dan berkelanjutan di beberapa lokasi prioritas.

Di antaranya di Kabupaten Paser, Penajam Paser Utara (PPU), Kutai Kartanegara (Kukar), Mahakam Ulu, Kutai Barat (Kubar), dan Berau.

Upaya pemerintah dalam menggenjot produksi pangan mulai menunjukkan hasil signifikan. Wagub Seno Aji memaparkan adanya lonjakan produksi gabah kering Kaltim, dari sekitar 230 ribu ton per tahun menjadi 305 ribu ton per Agustus 2025.

Dengan hasil tersebut, ia memprediksi total produksi gabah kering Kaltim bisa mendekati 400 ribu ton hingga akhir tahun 2025.

Seno Aji mendorong semua pihak, terutama Pemerintah Kabupaten/Kota, untuk ambil bagian dalam mengembangkan lahan pertanian.

Dirinya juga menekankan perlunya koordinasi optimalisasi lahan, bantuan alat mesin pertanian (alsintan), dan pupuk bagi para petani di daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.