Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Grand Syekh Al Azhar Sampaikan Duka Atas Tragedi Bangunan Ambruk Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

6 Kamis, 02 Okt 2025, 12:37 WIB | Oleh:
Grand Syekh Al Azhar Sampaikan Duka Atas Tragedi Bangunan Ambruk Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Grand Syekh Al Azhar Sampaikan Duka Atas Tragedi Bangunan Ambruk Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Doc: ANTARA
Ket. Foto udara tim gabungan melintas di bangunan mushalla yang ambruk di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (1/10/2025).

JAKARTA - Majelis Hukama Muslimin (MHM) menyampaikan duka atas tragedi bangunan ambruk di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, yang menimbulkan korban jiwa.

"MHM menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada pimpinan dan rakyat Indonesia, serta kepada keluarga korban dari insiden yang memilukan ini," ujar Pemimpin MHM sekaligus Grand Syekh Al Azhar Ahmed Al-Tayeb dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (2/10).

Imam Besar Al-Tayeb menyatakan solidaritasnya kepada masyarakat Indonesia atas korban bangunan ambruk tersebut.

Peristiwa ini mengakibatkan sejumlah korban meninggal dan dan luka-luka, bahkan masih ada beberapa santri yang terjebak di bawah reruntuhan.

Ahmed Al-Tayeb mendoakan semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala (SWT) mengampuni para santri yang meninggal dan menganugerahkan mereka kedamaian abadi di surga.

Majelis Hukama juga mendoakan keluarga dan orang-orang terkasih dari para korban diberikan kesabaran dan penghiburan.

"MHM berharap upaya penyelamatan para santri yang masih terjebak dalam reruntuhan berjalan lancar, dan para korban luka bisa segera pulih," kata dia.

Sekitar 59 orang masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan pondok pesantren (Ponpes) Al-Khoziny yang ambruk di Sidoarjo, Jawa Timur pada Senin (29/9).

"Data yang diperbarui Rabu pukul 23.00 (16.00 GMT) menunjukkan 59 orang masih terjebak di bawah reruntuhan," ujar Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dalam sebuah pernyataan, Kamis (2/10).

Ia mengatakan data tersebut terus berkembang karena beberapa korban selamat dari insiden tersebut belum melapor.

Angka tersebut berdasarkan daftar hadir yang dirilis oleh ponpes yang tiba-tiba ambruk saat para siswa melaksanakan salat Ashar, dan menewaskan sedikitnya lima orang.

Tim penyelamat mengeluarkan lima orang yang selamat dari reruntuhan pada hari Rabu. Orang tua yang panik menuntut upaya yang lebih keras untuk menemukan puluhan anak yang diyakini masih terjebak.

Investigasi atas penyebab keruntuhan masih berlangsung, namun para ahli mengatakan tanda-tanda awal menunjukkan konstruksi di bawah standar.

Basarnas mengungkapkan kondisi sejumlah santri yang masih tertimbun reruntuhan bangunan Pondok Ponpes Al-Khoziny semakin kritis karena posisi tubuh mereka kian terhimpit beton.

“Kami menemukan satu korban masih bisa merespons suara, tetapi posisinya sudah sangat sempit.  Bordes bangunan yang runtuh turun signifikan 10–12 sentimeter, sehingga ruang gerak korban semakin terbatas,” kata Kepala Subdirektorat Pengarahan dan Pengendalian Operasi (RPDO) Basarnas, Emi Freezer, dalam siaran konferensi pers yang diterima di Jakarta, Selasa (2/10).

Di hadapan puluhan pewarta di tenda media center darurat itu, Emi menjelaskan pola runtuhan bangunan berbentuk “pancake collapse” menyulitkan tim SAR untuk menembus ruang sempit di antara kolom utama. Maka walaupun sudah menggunakan peralatan berteknologi modern akses menuju lokasi korban sangat terbatas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Kris Dayanti Ajak Musisi Disabilitas Terus Berkarya

40 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Kris Dayanti Ajak Musisi Di...
Luar Negeri
Menara Eiffel Tutup karena ...

Pemerintah Segera Buka Rekrutmen CPNS 2026

58 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Pemerintah Segera Buka Rekr...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

06 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.