BNPB: Korban Meninggal di Ponpes Al Khoziny Bertambah Jadi 14 Orang, Alat Berat Terus Dikerahkan
📅 Sabtu, 04 Okt 2025, 14:10 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: AP
JAKARTA - Jumlah korban meninggal akibat ambruknya bangunan mushala di Pondok Pesantren Al Khozini, Sidoarjo, Jawa Timur bertambah menjadi 14 orang, Sabtu (4/10), saat tim penyelamat mulai mengerahkan alat berat untuk mengevakuasi puluhan korban lainnya yang diyakini masih terkubur di bawah reruntuhan.
Bagian dari bangunan bertingkat di ponpes itu tiba-tiba runtuh pada hari Senin (29/9) saat para santri akan melaksanakan shalat Ashar.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengatakan kepada wartawan, tim penyelamat menemukan sembilan jenazah pada hari Jumat (3/10), sehingga jumlah korban jiwa menjadi 14 orang.
"Sampai hari ini, kami masih mencari 49 orang yang masih hilang," kata Suharyanto, Sabtu (4/1) dilansir dari Kompas TV.
Suharyanto mengatakan lebih banyak korban lagi dapat ditemukan, kata Suharyanto, saat tim penyelamat bergerak menggunakan alat berat untuk membersihkan lokasi di mana korban lainnya diyakini masih tertimbun di bawah reruntuhan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Setelah korban terakhir ditemukan tadi malam, kami fokus pada pembersihan besar-besaran, dengan alat berat memasuki area yang runtuh," ujarnya.
Menurut warga, runtuhnya sekolah itu sangat dahsyat hingga mengakibatkan getaran di seluruh lingkungan sekitar.
Pnyelidik telah menyelidiki penyebab ambruknya bangunan tersebut, namun para ahli mengatakan, tanda-tanda awal menunjukkan adanya konstruksi yang di bawah standar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Operasi penyelamatan rumit karena getaran di satu tempat dapat mempengaruhi area lain, kata para pejabat.
Namun keluarga korban hilang sepakat pada hari Kamis agar peralatan berat digunakan, setelah "golden hours" selama 72 jam untuk peluang terbaik bertahan hidup, berakhir.
Operasi penyelamatan menjadi makin rumit akibat gempa bumi yang terjadi pada Selasa malam, yang sempat menghentikan proses pencarian.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!