Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Prabowo Pastikan MBG Akan Terus Dibenahi

📅 Rabu, 01 Okt 2025, 03:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Prabowo Pastikan MBG  Akan Terus Dibenahi Doc: Antara
Ket. Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan pada acara akad massal KPR Sejahtera FLPP dan serah terima kunci di Perumahan Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (29/9/2025).

Presiden Prabowo Subianto memastikan upaya perbaikan atas kekurangan program MBG yang telah menjangkau hampir 30 juta penerima manfaat terus dilakukan.

BOGOR - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjangkau hampir 30 juta penerima manfaat dan pihaknya akan terus membenahi berbagai kekurangan dari program tersebut

“Alhamdulillah, hari ini sudah hampir mencapai 30 juta penerima manfaat. Sudah kita beri pangan lebih satu miliar pangan, makanan tiap hari, bukan tiap hari, seluruhnya sudah lebih 1 miliar makan. Ada kekurangan, ada keracunan, ini kita benahi,” kata Prabowo di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, kemarin.

Prabowo menjelaskan sejak dilaksanakan, program tersebut sudah menyalurkan lebih dari satu miliar porsi makanan bergizi bagi anak-anak di seluruh Indonesia.

Presiden menekankan pentingnya memastikan kebutuhan gizi generasi muda tercukupi demi masa depan bangsa.

Meski terdapat sejumlah kendala, termasuk kasus keracunan makanan, Prabowo menilai jumlah deviasi yang terjadi sangat kecil bila dibandingkan dengan capaian program secara keseluruhan. Presiden menyebut angka deviasi itu hanya 0,00017 persen.

“Cukup membanggakan apa yang kita hasilkan. Bahwa kita ingin sama sekali tidak ada keracunan, itu kita kerja keras sekarang,” kata Prabowo.

Untuk mencegah terulangnya masalah serupa, Prabowo menekankan perlunya perbaikan standar pengolahan makanan. Kepala Negara menyatakan seluruh dapur penyedia makanan akan dilengkapi peralatan pencuci dengan teknologi ultraviolet, gas, atau air bersuhu tinggi, filter air, serta alat uji kualitas makanan sebelum didistribusikan.

Selain itu, setiap dapur juga diwajibkan memiliki tenaga masak terlatih agar kualitas dan keamanan pangan tetap terjaga.

Prabowo memastikan langkah pembenahan tersebut segera diterapkan sebagai bagian dari komitmen pemerintah menjamin mutu dan keamanan makanan yang diterima anak-anak penerima manfaat MBG. “Ini segera kita benahi, semua dapur harus ada tukang masak terlatih,” ucap Presiden.

Dalam kesempatan berbeda, Presiden Prabowo juga menyebutkan bahwa program MBG telah berdampak besar terhadap perekonomian melalui penciptaan 1,5 juta lapangan pekerjaan baru yang diperkirakan terserap pada Januari-Februari 2026.

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa program MBG juga berhasil menciptakan pasar bagi ekonomi rakyat karena petani dan peternak terjamin penyerapan produksi lewat kebutuhan bahan baku untuk MBG, mulai dari beras, telur, sayur hingga aneka protein hewani.

Hak Pangan dan Gizi

Sementara itu, Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Anis Hidayah mengatakan pihaknya sedang mempersiapkan tim untuk meninjau implementasi MBG setelah dilaporkan dugaan kasus keracunan di sejumlah titik. “Terkait soal MBG kami sedang mempersiapkan satu tim untuk juga melakukan penyelidikan, karena kami berharap tentu ini tidak meluas,” kata Anis Hidayah di Jakarta, Selasa (30/9).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Nasional
Penerima Bansos Terindikasi...
Nasional
AI Kian Marak Dipakai untuk...
Nasional
PLTA Sulit Dibiayai Jika Pr...
Nasional
Asia Tenggara Hadapi Cuaca ...
Nasional
Ini yang Dilakukan UT untuk...
Luar Negeri
Korut Kecam Peningkatan Kek...
Nasional
Ini yang Dilakukan Undana u...
Nasional
Kerja Cerdas, Peredaran 46 ...

Terindikasi Main Judi Online, Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Ditahan Bantuannya

Terindikasi Main Judi Online, Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Ditahan Bantuannya

05 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.