Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gara-gara Kebuntuan Anggaran, Pemerintah AS Alami 'Shutdown'

📅 Rabu, 01 Okt 2025, 14:20 WIB | Oleh:
Gara-gara Kebuntuan Anggaran, Pemerintah AS Alami 'Shutdown' Doc: X - The White House
Ket. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump

WASHINGTON DC - Pemerintah Amerika Serikat (AS) resmi mengalami penutupan setelah Kongres dan Gedung Putih gagal mencapai kesepakatan anggaran menjelang tenggat waktu. Penutupan atau shutdown ini dimulai tepat tengah malam pada Rabu (1/10), dilansir dari NBC News.

Shutdown kali ini menjadi yang pertama sejak 2018, ketika shutdown berlangsung selama 34 hari, terlama dalam sejarah. Partai Republik yang menguasai kedua kamar Kongres tetap membutuhkan dukungan Demokrat di Senat untuk meloloskan rancangan anggaran.

Namun, baik proposal Republik maupun Demokrat sama-sama ditolak pada pemungutan suara menjelang batas waktu. Hingga kini, belum ada jalan keluar yang jelas dari kebuntuan politik tersebut.

Dampak penutupan langsung terasa pada sekitar 750.000 pegawai federal yang setiap harinya akan dirumahkan tanpa gaji. Sementara itu, pegawai sektor esensial harus tetap bekerja meski tidak dibayar.

Mereka baru akan menerima gaji setelah pemerintah kembali dibuka. Kantor Anggaran Kongres (CBO) memperkirakan kompensasi pekerja dirumahkan saja bisa menelan biaya sekitar 400 juta dollar (Rp6,6 triliun).

Di sisi lain, anggota Kongres dan Presiden Donald Trump tetap menerima gaji penuh. Beberapa layanan publik dipastikan terdampak, meski manfaat Medicare dan Jaminan Sosial masih tetap berjalan.

Pemohon baru berisiko mengalami keterlambatan pelayanan, sedangkan taman nasional akan tetap dibuka sebagian untuk umum. Dalam pernyataannya, Presiden Trump bahkan menyebut dirinya bisa menggunakan momen ini untuk memecat banyak pegawai federal.

Situasi ini juga menambah ketegangan politik di Washington DC. Gedung Putih meyakini publik akan menyalahkan Demokrat atas penutupan.

Sementara itu, tiga senator Demokrat mendukung rancangan GOP, meski jumlah tersebut masih jauh dari cukup. Survei terbaru menunjukkan publik terbelah dalam menilai pihak yang paling bertanggung jawab.

Di sisi lain, Direktur Anggaran Gedung Putih telah mengeluarkan memo resmi agar setiap lembaga federal menyiapkan penutupan secara tertib. Senator Lindsey Graham bahkan memperkirakan shutdown kali ini bisa berlangsung hingga pekan depan jika kebuntuan politik tidak segera diatasi. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Lorong Bendera Merah Putih di Tasikmalaya

9 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Lorong Bendera Merah Putih ...

Pelatihan pembuatan roti dan kue di Jakarta

14 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pelatihan pembuatan roti da...
Daerah
Gunung Lewotobi Laki-Laki A...
Rona
Pemusatan latihan Gita Baha...

Kejuaraan Seluncur Es Terbuka Asia 2026

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Olahraga
Kejuaraan Seluncur Es Terbu...

Realisasi PNBP Sumatera Selatan

34 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Realisasi PNBP Sumatera Sel...

Optimalisasi pengelolaan sampah TPS 3R

35 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Optimalisasi pengelolaan sa...

Bau Badan Menyengat, Seorang Penumpang Transjakarta Diturunkan di Kampung Melayu, Manusiawikah?

Bau Badan Menyengat, Seorang Penumpang Transjakarta Diturunkan di Kampung Melayu, Manusiawikah?

04 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 6
# 6
Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.