Menakar Langkah NTB Menuju PON 2028
📅 Senin, 29 Sep 2025, 17:03 WIB | Oleh: OpikTantangan terbesar bukan hanya keberhasilan penyelenggaraan, tetapi warisan setelah event selesai. Stadion dan GOR baru harus tetap produktif dengan agenda rutin baik liga lokal, kejuaraan nasional, hingga event internasional.
Bendungan yang digunakan untuk dayung bisa dikembangkan sebagai destinasi wisata olahraga. Jika tidak, fasilitas megah bisa berubah menjadi monumen kosong yang menyedot APBD untuk perawatan, meninggalkan kesan bahwa PON hanyalah pesta sesaat tanpa dampak jangka panjang.
NTB kini berada di persimpangan penting. Di satu sisi, ada peluang emas untuk mengangkat martabat daerah melalui PON 2028. Di sisi lain, ada risiko besar jika persiapan tidak konsisten.
Kesiapan NTB tidak cukup diukur dari gambar desain stadion atau janji jumlah medali. Ia harus diwujudkan melalui konsistensi dengan cara merawat infrastruktur, membina atlet secara berkelanjutan, mengelola anggaran transparan, dan menyiapkan rencana pasca-event yang matang.
Sebaiknya Anda baca juga:
PON hanyalah panggung. Yang lebih penting adalah cerita yang ditampilkan di atas panggung itu, apakah NTB mampu menjadikan momentum ini tonggak sejarah kebangkitan olahraga, ataukah sekadar pesta sesaat yang cepat dilupakan.
Jawaban itu kini tergantung pada langkah nyata. Kapan rencana besar di atas kertas benar-benar diwujudkan di lapangan, dan sejauh mana persiapan akan berbuah prestasi dan warisan jangka panjang.
Dengan disiplin, koordinasi, dan visi yang jelas, NTB memiliki peluang untuk mengukir sejarah baru. Turide bisa menjadi simbol kebanggaan, atlet muda menjadi generasi emas, dan manajemen PON menjadi model profesionalisme.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, semuanya tergantung pada kemampuan daerah untuk bergerak dari wacana menjadi aksi nyata. Momentum PON 2028 adalah panggilan bagi NTB untuk membuktikan bahwa ambisi besar bukan sekadar janji, tetapi komitmen yang terukur dan berkelanjutan. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!