Konsisten Digelar selama 29 Tahun, Festival Jaranan Trenggalek Punya Kans Masuk KEN 2026
📅 Senin, 29 Sep 2025, 21:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara/HO - Prokopim Trenggalek
TRENGGALEK – Kementeria Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) memberi sinyal kalau Festival Jaranan Trenggalek Terbuka (FJTT) bisa masuk dalam Kharisma Event Nasional (KEN) 2026.
Artinya, festival ini punya potensi jadi magnet baru pariwisata, bukan cuma melestarikan budaya lokal, tapi juga menarik wisatawan lebih luas.
Kalau lolos, FJTT bisa naik kelas jadi agenda nasional, sekaligus dorong ekonomi kreatif di daerah lewat kolaborasi antara pemerintah dan komunitas kesenian jaranan.
Hal itu disampaikan Sekretaris Kemenekraf sekaligus Sekretaris Utama Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Dessy Ruhati selama kunjungan dua hari menyaksikan rangkaian pembukaan Festival Jaranan Trenggalek Terbuka (FJTT) ke-29 di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur sejak Minggu (28/9) hingga Senin (29/9).
"Festival Jaranan Trenggalek Terbuka ini merupakan sebuah ekosistem ekonomi kreatif. Bukan hanya seni pertunjukan atau hiburan, karena festival ini menggerakkan seluruh subsektor ekonomi kreatif, mulai kuliner, kriya, hingga promosi digital," kata Dessy usai menyaksikan rangkaian FJTT di Trenggalek, Senin (29/9).
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menilai, keberlangsungan festival yang sudah 29 tahun digelar tanpa jeda menunjukkan komitmen besar Pemkab Trenggalek dalam melestarikan budaya sekaligus mendorong sektor kreatif daerah.
"Harapannya festival ini tak hanya menjadi agenda nasional, tetapi juga menembus level internasional. Kemenparekraf siap membantu dari sisi hak kekayaan intelektual, pelatihan, dan pendampingan agar para pelaku ekonomi kreatif naik kelas dan berdaya saing global," ujarnya.
Senada, Asisten Deputi Strategi Event Kemenekraf, Fransiskus Handoko, menambahkan, FJTT berpeluang masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Trenggalek sudah mengusulkan, dan kami melihat potensinya sangat besar. Event ini bisa naik kelas menjadi event nasional bahkan internasional. Pemerintah juga menyiapkan skema dukungan dana pariwisata non-APBN dan pendampingan perizinan agar kualitas penyelenggaraan terus meningkat," katanya.
Festival Jaranan Trenggalek menjadi ajang seni budaya yang menampilkan kekayaan tradisi lokal melalui pertunjukan jaranan khas daerah.
Acara ini tidak hanya menjadi ruang ekspresi bagi komunitas kesenian, tetapi juga daya tarik wisata yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Dengan kemasan yang lebih modern tanpa meninggalkan nilai tradisi, festival ini berpotensi memperluas jangkauan penonton sekaligus memperkuat identitas budaya Trenggalek di tingkat nasional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!