Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PBB: Pemangkasan Ancam Upaya Melawan Angka Kematian Ibu

📅 Selasa, 08 Apr 2025, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
PBB: Pemangkasan Ancam Upaya Melawan Angka Kematian Ibu Doc: who.int
Ket. Pascale Allotey

JENEWA - Angka kematian ibu telah menurun drastis dalam seperempat abad terakhir, tetapi PBB pada Senin (7/4) memperingatkan bahwa kemajuan tersebut terancam akan terhenti, berisiko mengalami kemunduran besar di tengah pemangkasan bantuan global yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Dalam laporan terbaru, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa kematian ibu secara global telah turun 40 persen sejak pergantian abad. Namun WHO pun memperingatkan bahwa kemajuan sebagian besar telah mandek sejak 2016.

"Laju kemajuan telah melambat hingga hampir terhenti, (dan) di beberapa wilayah, kita sudah mengalami kemunduran," kata Pascale Allotey, kepala departemen penelitian dan kesehatan reproduksi seksual WHO.

Sementara kemajuan dalam perang melawan angka kematian ibu mulai melambat hampir satu dekade lalu, badan-badan PBB menyuarakan kekhawatiran bahwa situasi dapat memburuk secara dramatis di tengah pemotongan bantuan global.

“Dalam upaya memerangi angka kematian ibu, kita akan menghadapi tantangan yang semakin besar," ungkap Bruce Aylward, asisten direktur jenderal WHO yang bertanggung jawab atas cakupan kesehatan universal.

Laporan WHO juga menyoroti kesenjangan yang terus-menerus antara kawasan dan negara dalam hal memerangi kematian ibu.

Meskipun Afrika sub-Sahara telah mencapai kemajuan signifikan sejak tahun 2000, termasuk dalam dekade terakhir, kawasan ini terus menyumbang sekitar 70 persen kematian ibu secara global. WHO pun mengatakan sejumlah wilayah lain mengalami angka kematian ibu yang tetap stagnan setelah tahun 2015, termasuk Afrika utara, sebagian besar Asia, Eropa, dan Amerika Utara. SB/AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

51 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.