Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur Pramono Anung dan Menhub Sepakat Percepat Proyek Transportasi Publik Jakarta

📅 Senin, 29 Sep 2025, 16:15 WIB | Oleh:
Gubernur Pramono Anung dan Menhub Sepakat Percepat Proyek Transportasi Publik Jakarta Doc: Istimewa

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan pertemuan dengan Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi, guna membahas percepatan pembangunan transportasi publik. Pertemuan digelar di Wisma Mandiri, Gambir, Jakarta Pusat, pada Senin (29/9).

Agenda utama pembahasan meliputi pembangunan Transit Oriented Development (TOD) Dukuh Atas, MRT Fase 2A rute Bundaran HI–Kota, MRT lintas barat–timur, serta LRT Fase 1B rute Velodrome–Manggarai. Gubernur Pramono menekankan sejumlah solusi atas hambatan pembangunan perlu mendapat persetujuan Kementerian Perhubungan.

Ia menjelaskan, TOD Dukuh Atas menjadi tanggung jawab PT MRT Jakarta (Perseroda). TOD ini dirancang untuk menghubungkan empat moda transportasi sekaligus, yaitu MRT, LRT, KRL, dan kereta bandara.

“Kalau itu sudah terhubung, maka semua yang melalui Dukuh Atas tidak kehujanan, tersambung dengan baik. Tadi juga Bapak Menteri menyampaikan akan menggabungkan Stasiun Karet dengan BNI City,” ujar Gubernur Pramono.

Selain TOD, ia juga melaporkan perkembangan MRT Fase 2A dari Bundaran HI ke Kota yang disebutnya telah berjalan sesuai target. Ekstensi jalur tersebut diyakini bakal memperkuat jaringan transportasi berbasis rel di Jakarta.

Pembangunan LRT Jakarta turut menjadi sorotan dalam pertemuan tersebut. LRT Fase 1B yang menghubungkan Velodrome–Manggarai kini telah mencapai progres 68,45 persen, sementara Fase 1C rute Manggarai–Dukuh Atas masih dalam tahap kajian pra-studi kelayakan.

Gubernur Pramono berharap, koordinasi erat antara Pemprov DKI dan Kementerian Perhubungan mampu mempercepat penyelesaian berbagai proyek strategis. Ia menargetkan TOD Dukuh Atas rampung pada 2027 mendatang.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menilai pembahasan dengan Gubernur Pramono berlangsung konstruktif dan solutif. Menurutnya, integrasi transportasi publik menjadi prioritas yang harus segera diwujudkan.

“Harapan kami, untuk TOD dan integrasi Stasiun Karet–Sudirman dapat segera diwujudkan. Hal-hal lain yang kami bahas terkait transportasi kereta juga akan kami tindak lanjuti terus,” ujar Dudy.

Ia menambahkan, kerja sama erat antara Pemerintah Pusat dan Pemprov DKI akan mempercepat pemenuhan kebutuhan transportasi publik warga Jakarta. Dengan sinergi itu, pelayanan transportasi berbasis rel diharapkan semakin nyaman dan efisien.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.