Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Eks Menteri Pertanian Tiongkok Dihukum Mati atas Kasus Suap

📅 Senin, 29 Sep 2025, 02:20 WIB | Oleh:
Eks Menteri Pertanian Tiongkok Dihukum Mati atas Kasus Suap Doc: Changchun Intermediate People's Court
Ket. Mantan Menteri Pertanian Tiongkok, Tang Renjian (tengah) saat menerima vonis hukuman mati di Pengadilan Provinsi Jilin pada Minggu (28/9). Tang dilaporkan Xinhua telah menerima suap di berbagai posisi yang dipegangnya dari tahun 2007 hingga 2024.

BEIJING - Tang Renjian, mantan Menteri Pertanian dan Urusan Pedesaan Tiongkok, dijatuhi hukuman mati dengan penangguhan hukuman atas penyuapan di pengadilan di Provinsi Jilin, lapor kantor berita Xinhua, Minggu (28/9).

“Tang menerima suap, termasuk uang tunai dan properti senilai lebih dari 268 juta yuan (37,6 juta dollar AS), di berbagai posisi yang dipegangnya dari tahun 2007 hingga 2024,” kata Xinhua.

Pengadilan Menengah Rakyat Changchun menangguhkan hukuman matinya selama dua tahun, dengan catatan ia telah mengakui kejahatannya, imbuh Xinhua.

Partai Komunis Tiongkok (PKT) mendepakTang pada November 2024, enam bulan setelah ia diselidiki oleh lembaga pengawas antikorupsi dan dicopot dari jabatannya.

Investigasi Tang berjalan sangat cepat dan mengikuti investigasi serupa terhadap mantan Menteri Pertahanan Li Shangfu dan pendahulunya Wei Fenghe.

Presiden Xi Jinping memulai kampanye pembersihan aparat keamanan dalam negeri Tiongkok pada tahun 2020, dengan tujuan memastikan polisi, jaksa penuntut, dan hakim benar-benar setia, benar-benar murni, dan benar-benar dapat diandalkan.

Tang adalah gubernur provinsi barat Gansu dari tahun 2017 hingga 2020 sebelum diangkat menjadi menteri pertanian dan urusan pedesaan, menurut biografi resmi.

Pada Januari lalu, Presiden Xi mengatakan bahwa korupsi merupakan ancaman terbesar dan terus meningkat bagi PKT. SB/ST/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Nasional
Kapan Wisata Bromo Dibuka L...
Nasional
HUT ke-81 RI di Monas Penuh...
Daerah
Sepertiga Warga RT Harus Me...
Nasional
Kapal Pesiar Swasta Dipakai...
Daerah
Korban Gempa M7,7 NTT Capai...

Akses Wisata Ke Bromo akan Dibuka Jika Benar-benar Aman

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Akses Wisata Ke Bromo akan ...
PT KAI: LRT Jabodebek Perpanjang Layanan hingga Tengah Malam pada 17 Agustus

PT KAI: LRT Jabodebek Perpanjang Layanan hingga Tengah Malam pada 17 Agustus

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.