Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BGN Perketat Standar Dapur MBG di Teluk Wondama Cegah Kasus Keracunan

📅 Senin, 29 Sep 2025, 07:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
BGN Perketat Standar Dapur MBG di Teluk Wondama Cegah Kasus Keracunan Doc: ANTARA
Ket. BGN menyelenggarakan pelatihan penjamah Program MBG di Wasior, Teluk Wondama, Papua Barat.

WASIOR – Badan Gizi Nasional (BGN) memperketat pengawasan terhadap pengelolaan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, guna mencegah terjadinya kasus keracunan makanan.

Pejabat BGN, Enny Indarti, di Wasior, Teluk Wondama, Senin (29/9), mengatakan upaya yang dilakukan dimulai dari meningkatkan pemahaman standar pengolahan, penanganan, dan penyajian makanan.

"Kami sudah berikan pelatihan kepada penjamah makanan atau relawan SPPG (satuan pelayanan pemenuhan gizi) agar memahami semua standar itu," kata Enny.

Menurut dia, pelatihan dimaksud sangat penting dan wajib diterapkan oleh seluruh SPPG di Teluk Wondama sehingga penyelenggaraan Program MBG memberikan manfaat sesuai ekspektasi bersama.

Proses penyediaan makanan harus memperhatikan aspek keamanan dan kebersihan, karena pemenuhan kualitas gizi yang baik dapat terealisasi dengan memperhatikan pengolahan makanan yang higienis.

"Dengan maraknya kasus keracunan MBG, kami merasa ini (pelatihan penjamah) sangat penting dan perlu ," ujar Enny.

Edukasi yang diberikan, kata dia, tidak hanya menyangkut aspek teknis kebersihan, tetapi menekankan agar kepala SPPG mendaftarkan relawan pada sistem pembelajaran jarak jauh Pelataran Sehat.

Keikutsertaan relawan SPPG dalam program pelatihan Pelataran Sehat akan menjadi dasar penerbitan Sertifikat Layak Higienis Sanitasi (SLHS) dari dinas kesehatan di masing-masing daerah.

"SLHS sangat dibutuhkan untuk menekan potensi keracunan makanan. Selain itu, BGN juga akan melakukan sertifikasi halal terhadap semua SPPG di Indonesia,” ujarnya.

Dia menyebut, BGN juga menyiapkan rapid test kit untuk mendeteksi cemaran pestisida pada pangan segar dari tumbuhan maupun hewan, sebagai upaya memastikan penyajian MBG tidak menyalahi prosedur.

Meskipun pelaksanaan MBG masih menghadapi kendala, program tersebut tetap memberikan manfaat karena tidak hanya meningkatkan kecukupan gizi anak, tetapi mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.

"Ini bentuk komitmen kami untuk memastikan MBG yang disajikan benar-benar sehat, aman, dan higienis,” ucapnya.

Enny menjelaskan, pelaksanaan Program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi peserta didik, tetapi memberikan dampak peningkatan perekonomian masyarakat lokal.

Setiap dapur SPPG memperoleh alokasi anggaran sekitar Rp100 juta yang sebagian besar digunakan untuk menyerap hasil produksi petani, nelayan, peternak, serta pelaku UMKM lokal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

PBB: 58 Negara dan Wilayah Terkontaminasi Ranjau

51 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
PBB: 58 Negara dan Wilayah ...
Luar Negeri
Korsel Desak Trump Pimpin P...
Megapolitan
Jakarta Siapkan Diri Menuju...
  • Jakarta Siapkan Diri Menuju Kota Berbasis AI
    Preview komentar:
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
  • Malasyia Mencak-mencak Kebakaran Jenggot Dimasukkan ke Dalam Kelas Dua Sepak Bola Asean
    Preview komentar:
    Jiran kita kejet-kejet tanpa bisa berbuat apa2
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
Kabar Baik untuk UMKM, Sertifikat Halal Self-Declare Dijamin Terbit dalam 1x24 Jam

Kabar Baik untuk UMKM, Sertifikat Halal Self-Declare Dijamin Terbit dalam 1x24 Jam

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.