Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BGN Perketat Standar Dapur MBG di Teluk Wondama Cegah Kasus Keracunan

📅 Senin, 29 Sep 2025, 07:26 WIB | Oleh: Tim Penulis

"Perputaran dana tersebut mendorong aktivitas ekonomi di daerah sekaligus membuka lapangan kerja baru," tuturnya.

Sebagai langkah pencegahan kasus keracunan makanan, kata dia, BGN menetapkan aturan baru yaitu, kepala dapur SPPG minimal harus memiliki ijazah koki atau latar belakang pendidikan di bidang tata boga.

Upaya perbaikan tersebut diharapkan dapat memperkuat pengelolaan Program MB di seluruh wilayah Indonesia, sehingga MBG dapat dijalankan secara mandiri oleh masyarakat setempat.

"Sekarang ada aturan baru. Kepala dapur SPPG minimal punya ijazah koki atau berpendidikan tata boga," kata Enny.

Kepala BGN Regional Papua Barat Erika Vionita Werinussa mengatakan, pelatihan tahap awal diikuti 87 relawan dari dua dapur SPPG di Distrik Wasior yang melayani kurang lebih 5.100 siswa TK/Paud sampai SLTA.

Pelatihan terus berlanjut hingga menyasar seluruh dapur SPPG, termasuk tiga dapur yang akan beroperasi dalam waktu dekat, sehingga para relawan memahami pengolahan dan penyajian makanan.

"Semua relawan kami latih agar paham bagaimana mengolah dan menyajikan makanan yang aman,” ujar Erika.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Kewajiban Warga Menunaikan Tugas Fiskal Kini Dipermudah

13 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...
Nasional
Korem 132/Tadulako Bangun 5...
Luar Negeri
Trump Isyaratkan Negosiasi ...
Megapolitan
Selama Agustus, DKP Tangera...

Pekan Pertama Agustus, Harga Bensin Turun

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Pekan Pertama Agustus, Harg...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.