Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perundingan Nuklir Gagal, Iran Terancam Kena Sanksi PBB Lagi

📅 Minggu, 28 Sep 2025, 11:20 WIB | Oleh:

Iran telah lama berpendapat bahwa mereka tidak mengupayakan senjata nuklir.

 Tidak Hanya Sanksi AS 

Sanksi tersebut merupakan "tindakan balasan" dari tindakan yang dibekukan pada tahun 2015 ketika Iran menyetujui pembatasan besar pada program nuklirnya berdasarkan kesepakatan yang dinegosiasikan oleh mantan presiden Barack Obama.

Amerika Serikat telah memberlakukan sanksi besar-besaran, termasuk mencoba memaksa semua negara menghindari minyak Iran, ketika Presiden Donald Trump menarik diri dari kesepakatan tersebut pada masa jabatan pertamanya. 

Iran dan Amerika Serikat telah mengadakan beberapa putaran perundingan yang ditengahi Oman awal tahun ini sebelum gagal pada bulan Juni ketika Israel dan kemudian Amerika Serikat menyerang fasilitas nuklir Iran.

Iran menarik utusannya dari Inggris, Prancis, dan Jerman untuk konsultasi pada hari Sabtu, televisi pemerintah melaporkan.

"Situasi (ekonomi) saat ini sudah sangat sulit, tetapi akan semakin buruk," kata seorang insinyur Iran yang meminta untuk diidentifikasi hanya dengan nama depannya, Dariush.

"Dampak sanksi baru sudah terlihat jelas: nilai tukar meningkat, dan ini menyebabkan harga-harga naik," ujar pria berusia 50 tahun itu kepada AFP, mengeluhkan standar hidup yang "jauh lebih rendah" dibandingkan "dua atau tiga tahun lalu."

Dollar diperdagangkan sekitar 1,12 juta rial di pasar gelap pada hari Sabtu, rekor tertinggi menurut beberapa situs web pelacakan mata uang. 

Seorang jurnalis AFP di Grand Bazaar Teheran melihat bisnis yang ramai di toko-toko perhiasan saat orang-orang bergegas membeli emas.

Kelesuan Ekonomi 

Amerika Serikat telah memberlakukan sanksi sepihak terhadap Iran dan telah memberikan tekanan besar kepada negara ketiga agar berhenti membeli minyak Iran, meskipun Tiongkok telah menentangnya.

Lembaga pemikir yang berkantor pusat di Brussels, International Crisis Group, mengatakan Iran tampaknya mengabaikan sanksi PBB yang diperbarui karena negara itu telah mengetahui cara mengatasi sanksi AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Kewajiban Warga Menunaikan Tugas Fiskal Kini Dipermudah

12 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...
Nasional
Korem 132/Tadulako Bangun 5...
Megapolitan
Selama Agustus, DKP Tangera...

Pekan Pertama Agustus, Harga Bensin Turun

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Pekan Pertama Agustus, Harg...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.