Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polda Papua Barat Daya Sasar Tujuh Pelanggaran Prioritas di Operasi Zebra Dofior 2025

📅 Senin, 17 Nov 2025, 11:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polda Papua Barat Daya Sasar Tujuh Pelanggaran Prioritas di Operasi Zebra Dofior 2025 Doc: Antara Foto
Ket. Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol Gatot Haribowo menyematkan tanda peserta sebagai simbol pembukaan Operasi Zebra Dofior di Mapolda di Aimas, Kabupaten Sorong, Senin (17/11/2025).

Direktorat Lalu Lintas Polda Papua Barat Daya menyasar tujuh pelanggaran prioritas Operasi Zebra Dofior 2025 sebagai bagian penting menegakkan aturan berlalu lintas bagi masyarakat di wilayah itu.

Direktur Lalu Lintas Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol. Dax Ememanuelle Samson Manuputty di Aimas, Senin, menjelaskan bahwa pola operasi dibagi ke dalam tiga porsi, yakni preemtif 40 persen, preventif 40 persen, dan penegakan hukum (gakum) hanya 20 persen.

“Untuk kegiatan penegakan hukum, kami lebih mengutamakan teguran tertulis," ujarnya

Menurut dia, penilangan akan diminimalkan, kecuali bagi pelanggaran berat yang berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal itu akan ditindak dengan tilang manual.

Adapun tujuh pelanggaran prioritas yang menjadi sasaran operasi antara lain,

  1. Kelengkapan Surat-surat Berkendaraan (STNK,SIM)
  2. Pengendara tidak menggunakan helm, 
  3. Bonceng tiga, 
  4. Melawan arus, 
  5. Mengemudi dalam pengaruh minuman beralkohol (miras) 
  6. dan menggunakan ponsel saat berkendara.

    "Operasi ini berlangsung sejak 17-30 November 2025," katanya.

    Manuputty menekankan bahwa operasi ini bertujuan meningkatkan disiplin masyarakat sekaligus meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas.

    “Secara nasional, angka kecelakaan di Papua Barat Daya tergolong rendah. Namun, pencegahan tetap harus diutamakan melalui kepatuhan berlalu lintas,” ujarnya.

    Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif mendukung operasi demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

    Dalam operasi tersebut, Ditlantas Polda Papua Barat Daya menurunkan 50 personel serta melibatkan Dinas Perhubungan Provinsi Papua Barat Daya dan Polisi Militer.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.