Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Iran Kecam Penerapan Kembali Sanksi PBB atas Program Nuklirnya

📅 Minggu, 28 Sep 2025, 16:30 WIB | Oleh: Tim Penulis

"Bagi kami, ini sangat penting: Iran tidak boleh memperoleh senjata nuklir," ujarnya kepada Majelis Umum PBB.

"Namun, perlu saya tegaskan: kami tetap terbuka untuk negosiasi perjanjian baru. Diplomasi dapat dan harus dilanjutkan."

RuSsia menegaskan pihaknya tidak akan memberlakukan sanksi tersebut, karena menganggapnya tidak sah.

Sanksi tersebut "akhirnya mengungkap kebijakan Barat yang menyabotase upaya mencapai solusi konstruktif di Dewan Keamanan PBB, serta keinginannya untuk mendapatkan konsesi sepihak dari Teheran melalui pemerasan dan tekanan," ujar Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov.

Iran telah lama berpendapat bahwa mereka tidak mencari senjata nuklir.

Dampak Ekonomi

Sanksi tersebut merupakan "tindakan balasan" dari tindakan yang dibekukan pada tahun 2015 ketika Iran menyetujui pembatasan besar pada program nuklirnya berdasarkan kesepakatan yang dinegosiasikan oleh mantan presiden Barack Obama.

Amerika Serikat telah memberlakukan sanksi besar-besaran, termasuk mencoba memaksa semua negara menghindari minyak Iran, ketika Presiden Donald Trump menarik diri dari kesepakatan tersebut pada masa jabatan pertamanya. 

Iran dan Amerika Serikat telah mengadakan beberapa putaran perundingan yang ditengahi Oman awal tahun ini sebelum gagal pada bulan Juni ketika Israel dan kemudian Amerika Serikat menyerang fasilitas nuklir Iran.

Iran menarik utusannya dari Inggris, Prancis, dan Jerman untuk konsultasi pada hari Sabtu, televisi pemerintah melaporkan.

Di lapangan, warga Iran menyesalkan kemungkinan dampak sanksi baru terhadap ekonomi yang sudah tertekan.

Tekanan ekonomi semakin terasa pada hari Minggu ketika rial Iran jatuh ke rekor terendah terhadap dolar AS di pasar gelap, diperdagangkan sekitar 1,12 juta per dolar, menurut situs web pelacakan mata uang Bonbast dan AlanChand. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Tingkatkan Kinerja, Pemkot ...

Wisatawan Mancanegara Ikut Berbelanja ke Pasar Tanah Abang

28 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Megapolitan
Wisatawan Mancanegara Ikut ...
Luar Negeri
Kedubes Desak Warga AS Ting...

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

02 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.