Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Cianjur: Kondisi Siswa dan Guru Keracunan Membaik

📅 Jumat, 26 Sep 2025, 17:20 WIB | Oleh:
Dinkes Cianjur: Kondisi Siswa dan Guru Keracunan Membaik Doc: ANTARA/Ahmad Fikri.
Ket. Puluhan siswa SD Taruna Bakti di Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menjalani perawatan karena keracunan usai menyantap MBG.

Cianjur -- Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memastikan kondisi 35 siswa dan satu guru di SDN Taruna Bakti di Kecamatan Cugenang yang mengalami keracunan mulai membaik, namun tetap mendapat pengawasan dari tenaga kesehatan setempat.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Cianjur Made Setiwawan, di Cianjur Jumat, mengatakan pihaknya sudah mengambil sampel makanan dan muntahan siswa untuk dilakukan uji laboratorium guna mengetahui penyebab pasti keracunan.

"Seluruh siswa dan seorang guru yang mengalami keracunan yang sempat mendapat perawatan di puskesmas sudah pulang dengan kondisi membaik dan tetap mendapat pengawasan dari tenaga kesehatan dari puskesmas setempat," katanya.

Pihaknya mendata di Kabupaten Cianjur sudah lima kali terjadi keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan jumlah siswa mencapai 165 orang dan di Kecamatan Cugenang sudah dua kali, sedangkan dari lima kasus baru beberapa hasil uji laboratorium yang sudah keluar.

Hasil pemeriksaan tidak ditemukan bakteriologis dalam makanan tersebut, sehingga perlu dilakukan pemeriksaan dari makanan lain yang sempat dikonsumsi siswa termasuk jajanan atau makanan yang dijual di lingkungan sekolah.

"Jadi, harus dilakukan pemeriksaan lain sebelum mereka keracunan karena dari sampel menu MBG yang diambil dan sampel muntahan berdasarkan hasil uji laboratorium tidak ditemukan bakteri yang menjadi penyebab keracunan," katanya.

Untuk mencegah terjadinya hal serupa menimpa siswa penerima MBG di Cianjur, pihaknya meminta pihak puskesmas sebagai pengawas dan pendamping untuk meningkatkan monitoring ke setiap dapur MBG yang menjadi pemasok guna memastikan kelayakan menu yang diberikan.

Selanjutnya, pihaknya akan melakukan monitoring ke masing-masing puskesmas guna mendapat laporan terkait pengawasan dan pendampingan yang sudah dilakukan ke masing-masing dapur MBG yang ada di wilayahnya masing-masing.

"Kalau untuk menutup sementara setelah adanya kejadian keracunan bukan ranah kami, kami hanya bisa menyampaikan secara lisan karena tidak memiliki kewenangan untuk menutup," katanya.

Seperti diberitakan, Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur memberikan penanganan medis bagi puluhan siswa dan satu guru di SDN Taruna Bakti di Kecamatan Cugenang yang diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Puskesmas Cugenang Alit Sulastri di Cianjur, Kamis, mengatakan pihaknya mendapat laporan sekitar 35 siswa dan satu guru yang mengalami gejala keracunan mendapat penanganan langsung di sekolah dan puskesmas, termasuk tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur langsung turun ke lokasi.

"Kami langsung mengirim petugas ke sekolah guna melakukan penanganan medis terhadap puluhan siswa yang mengalami keracunan usai menyantap hidangan MBG, beberapa orang menjalani perawatan di Puskesmas Cugenang," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.