Resmi Dimulai! Program SPHP Jagung Sasar 2.109 Peternak Rakyat di 16 Provinsi
📅 Rabu, 24 Sep 2025, 18:18 WIB | Oleh: Tim RedaksiDi kesempatan sama, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Agung Suganda mengaku berterima kasih atas peluncuran SPHP jagung hari ini. Ia menginginkan program baik ini dapat berlanjut tatkala harga jagung pakan kembali mengalami fluktuasi.
"Yang pertama-tama tentu kami dari Dirjen PKH, Kementerian Pertanian khususnya, mengucapkan terima kasih Pak Kepala Badan Pangan Nasional atas peluncuran SPHP jagung pada hari ini. Ini yang kami tunggu-tunggu. Ini harus cepat dan alhamdulillah saya yakin besok harga jagung sudah harus stabil lagi," ungkapnya.
"Ke depan program ini akan jalan terus pada saat harga tinggi. Tentu ada perubahan-perubahan daftar peternak. Ini juga mohon teman-teman koperasi, datanya juga harus valid, harus akurat, dan harus sesuai. Jadi bukan teman-teman Bapanas dan juga Bulog yang lambat ini, tetapi memang dari penyiapan daftar peternaknya pun juga membutuhkan waktu," lanjut Agung.
Momentum Tepat
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara salah satu penerima program, Ketua Umum Koperasi Peternak Unggas Sejahtera (KPUS) Kendal Suwardi turut menyatakan bahwa momentum pelaksanaan program SPHP jagung datang di saat yang tepat. Suwardi pun menegaskan bahwa program baik ini tidak akan merugikan petani jagung.
"Saya peternak wilayah Jawa Tengah mengucapkan banyak terima kasih atas program CJP. Ini adalah momen datang dalam posisi yang tepat. Karena apa? Kebetulan untuk supply juga agak berkurang. Harganya agak tinggi," ujarnya.
"Ini tidak akan mematikan petani. Ini adalah untuk menstabilkan kebutuhan para peternak, Karena kemarin petani sudah diberikan ruang dengan adanya HPP (Harga Pembelian Pemerintah) yang ditetapkan Badan Pangan Nasional. Jadi antara petani peternak adalah satu kesatuan yang sama. Semuanya sama-sama dilindungi," kata dia lagi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Adapun turut hadir dalam peluncuran SPHP jagung hari ini antara lain Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan NFA I Gusti Ketut Astawa, Direktur Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Rachmi Widiriani, Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Mokhamad Suyamto, beserta perwakilan koperasi dan asosiasi peternak unggas.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!