Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bapanas: Program SPHP Dinilai Sukses Turunkan Harga Beras di 148 Daerah

📅 Rabu, 24 Sep 2025, 03:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bapanas: Program SPHP Dinilai Sukses Turunkan Harga Beras di 148 Daerah Doc: Antara
Ket. Pedagang menata beras SPHP di Pasar Sentral Kendari, Sulawesi Tenggara, belum lama ini.

Jakarta - Badan Pangan Nasional (Bapanas) menegaskan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) telah menurunkan harga beras secara signifikan di 148 kabupaten/kota, sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan daya beli masyarakat.

"Data terbaru mencatat jumlah kabupaten/kota yang mengalami penurunan harga beras bertambah dari 132 menjadi 148 daerah, seiring masifnya intervensi SPHP di berbagai daerah," kata Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (23/9).

Dia menegaskan capaian penyaluran beras SPHP menjadi bukti efektivitas program distribusi pemerintah yang berkomitmen menjaga stabilitas pangan nasional sekaligus memastikan masyarakat dapat dengan mudah mengakses kebutuhan pangan secara terjangkau.

"Artinya, penyaluran beras SPHP kita secara umum baik dan berdampak positif terhadap stabilitas pangan nasional. Tinggal kita jaga bersama dan beri perhatian khusus di 55 kabupaten/kota lainnya, yang masih mencatat kenaikan harga di atas satu persen," ujar Arief.

Selain intervensi beras, pemerintah juga menyalurkan stimulus ekonomi semester II 2025 berupa bantuan pangan beras 10 kilogram dan 2 liter minyak goreng per bulan selama dua bulan. Program itu ditujukan bagi 18,3 juta keluarga penerima manfaat (KPM) pada periode Oktober-November 2025.

"Penambahan minyak goreng dalam paket bantuan pangan diharapkan menjadi pemicu stabilisasi harga di pasar," jelasnya.

Sebagai bagian dari strategi menyeluruh, Bapanas juga menyiapkan program SPHP jagung dengan alokasi 52.400 ton yang akan mulai disalurkan pada akhir pekan ini.

Penyaluran ditujukan kepada 2.109 peternak mandiri skala mikro, kecil, dan menengah, hasil verifikasi bersama Kementerian Pertanian dan Bulog. Skema ini diharapkan mampu menekan gejolak harga pakan yang berimbas pada harga daging ayam dan telur.

Arief menegaskan pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp78 miliar untuk program ini dengan menetapkan harga penyaluran sebesar Rp5.500/kg.

"Langkah ini dilakukan agar harga pakan, khususnya jagung, tetap terkendali sehingga peternak rakyat bisa berproduksi lebih baik," ujarnya.

Dia menegaskan intervensi beras melalui SPHP, bantuan pangan, serta dukungan tambahan dari SPHP jagung akan terus diperkuat hingga akhir tahun.

Seluruh upaya itu diarahkan untuk mengendalikan inflasi pangan, memperkuat ketahanan pangan nasional, dan menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika harga global.

Direktur Ketersediaan Pangan Bapanas Indra Wijayanto menambahkan realisasi distribusi beras Bulog saat ini rata-rata telah di atas 5.000 ton per hari.

Namun, percepatan distribusi perlu dilakukan agar sisa target sekitar 1,1 juta ton dapat terserap sepenuhnya hingga akhir tahun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Luar Negeri
Ford Dekat dengan Tiongkok,...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.