Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia dan Uni Eropa Teken IEU-CEPA untuk Genjot Penyerapan Tenaga Kerja dan UMKM

📅 Selasa, 23 Sep 2025, 13:20 WIB | Oleh:
Indonesia dan Uni Eropa Teken IEU-CEPA untuk Genjot Penyerapan Tenaga Kerja dan UMKM Doc: antara foto
Ket. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat penandatanganan perjanjian IEU-CEPA di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (23/9).

BALI - Pemerintah Indonesia dan Uni Eropa meneken Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA) yang diharapkan dapat menggenjot peningkatan pasar tenaga kerja dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Tanah Air.

“Kami targetkan efektif perjanjian ini berlaku 1 Januari 2027," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto setelah penandatanganan perjanjian IEU-CEPA di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (23/9).

Penandatanganan itu dilaksanakan langsung bersama dengan Komisioner Perdagangan dan Keamanan Ekonomi Komisi Eropa Maros Sefcovic dan disaksikan langsung 21 duta besar negara-negara Uni Eropa.

“Setelah perjanjian itu ditandatangani, parlemen kedua pihak perlu meratifikasi kesepakatan tersebut sebelum diimplementasikan secara langsung,” jelasnya.

Khusus parlemen di Uni Eropa, lanjut dia, isi perjanjian tersebut juga akan diterjemahkan dahulu ke 27 bahasa sesuai jumlah negara yang tergabung dalam organisasi Benua Biru itu sebelum diratifikasi ke parlemen masing-masing.

"Kesepakatan ini memberikan keuntungan untuk Indonesia khususnya dalam perluasan ekspor, mengamankan pasar lebih luas di Uni Eropa," kata Airlangga.

Kesepakatan itu mencakup perdagangan barang dan jasa serta investasi Indonesia dan Uni Eropa.

Untuk barang, lanjut dia, kedua pihak berkomitmen untuk menghapus tarif lebih dari 98 persen dan hampir 99 persen dari nilai impor.

"Ketika mulai berlaku, produk Indonesia akan langsung menikmati tarif nol persen kepada hampir 90 persen pasar Uni Eropa," kata Airlangga.

Kementeriannya menargetkan ekspor Indonesia ke Uni Eropa naik diperkirakan sekitar 2,5 kali lipat dalam lima tahun mendatang setelah implementasi kesepakatan itu.

Ekspor tersebut mencakup keseluruhan produk Indonesia khususnya yang melibatkan sektor padat karya di antaranya industri kepala sawit, kopi, tekstil, perikanan, elektronik, alas kaki, produk kehutanan termasuk furnitur, katanya, menambahkan.

Penandatanganan kesepakatan tersebut menjadi tonggak sejarah bagi kedua pihak setelah melalui perundingan panjang sejak September 2016.

Uni Eropa, lanjut dia, termasuk lima besar asal investasi di tanah air, dengan nilai perdagangan Indonesia dengan Uni Eropa diperkirakan sekitar 30 miliar dolar AS dan ekspor Indonesia mencapai sekitar 13 miliar dollar AS.

Di kawasan ASEAN, Indonesia menjadi negara ketiga yang meneken perjanjian itu setelah Singapura dan Vietnam sudah lebih dulu menyepakati kerja sama perdagangan serupa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.