Jepang Cari Pengganti PM Ishiba, Lima Calon Siap Bersaing
📅 Senin, 22 Sep 2025, 15:27 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: AFP
TOKYO - Kampanye pemilihan presiden Partai Demokrat Liberal (LDP) Jepang untuk menentukan pengganti Perdana Menteri Shigeru Ishiba yang akan lengser resmi dimulai, Senin (22/9), dengan lima anggota parlemen siap bersaing.
Mantan Menteri Dalam Negeri Sanae Takaichi, yang berambisi menjadi perdana menteri perempuan pertama Jepang, dan Menteri Pertanian Shinjiro Koizumi, putra mantan Perdana Menteri Junichiro Koizumi, diperkirakan menjadi dua kandidat terkuat berdasarkan jajak pendapat media.
Kepala Sekretaris Kabinet Yoshimasa Hayashi, mantan Menteri Luar Negeri Toshimitsu Motegi, serta mantan Menteri Keamanan Ekonomi Takayuki Kobayashi juga telah menyatakan pencalonannya untuk pemilihan yang dijadwalkan pada 4 Oktober.
Namun, terpilihnya ketua baru LDP tidak otomatis menjadikannya perdana menteri. Hal itu terjadi karena koalisi pemerintahan dengan mitranya, Komeito, kehilangan mayoritas di Majelis Rendah setelah pemilu umum Oktober 2024.
Awal bulan ini, Ishiba mengumumkan akan mundur sebagai bentuk tanggung jawab atas kekalahan blok pemerintah yang kehilangan mayoritas dalam pemilu Majelis Tinggi pada 20 Juli, sehingga mempercepat jadwal kontestasi kepemimpinan LDP yang semula direncanakan pada 2027.
Sebaiknya Anda baca juga:
Takaichi, 64 tahun, dikenal memiliki pandangan keamanan yang sejalan dengan mantan Perdana Menteri Shinzo Abe yang tewas dibunuh. Koizumi, 44 tahun, kandidat termuda, mendapat sorotan karena upayanya mengatasi lonjakan harga beras.
Hayashi, 64 tahun, dikenal moderat dengan pengalaman praktis, sementara Motegi, 69 tahun, pernah dijuluki Presiden AS Donald Trump sebagai negosiator yang tangguh. Kobayashi, 50 tahun, mantan birokrat Kementerian Keuangan, dipandang luas sebagai tokoh konservatif.
Dengan koalisi minoritas yang kini membutuhkan dukungan partai oposisi untuk meloloskan rancangan undang-undang, kerja sama dengan oposisi diperkirakan menjadi isu utama selama masa kampanye, selain reformasi internal partai dan langkah menekan biaya hidup yang kian meningkat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sumber: Kyodo-OANA
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!