Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kata Deddy Mizwar Soal Indonesia Jadi Pusat Industri Film Islam

📅 Sabtu, 20 Sep 2025, 11:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kata Deddy Mizwar Soal Indonesia Jadi Pusat Industri Film Islam Doc: ANTARA
Ket. ktor senior sekaligus ketua Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI) Deddy Mizwar ditemui jelang pembukaan festival film "Arts Lumiere Indonesia Festival (ALIF): Muslim World Movie Screening 2025" di Jakarta, Jumat malam (19/9/2025).

JAKARTA - Aktor senior sekaligus Ketua Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI) Deddy Mizwar optimistis bahwa Indonesia bisa menjadi pusat industri film bagi negara-negara Islam dan dapat menggaet investasi dari negara Islam untuk pemajuan industri perfilman nasional.

“Indonesia menjadi pusat industri film negara-negara Islam itu bukan hal yang mustahil karena penduduk kita sangat besar dan didominasi oleh umat Islam,” kata Deddy ditemui jelang pembukaan festival film "Arts Lumiere Indonesia Festival (ALIF): Muslim World Movie Screening 2025" di Jakarta, Jumat malam.

“Artinya, ada pasar yang sangat besar di Indonesia,” kata dia, melanjutkan.

Menurut Deddy, penyelenggaraan ALIF yang diprakarsai oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu) merupakan langkah yang baik dalam meningkatkan kolaborasi kebudayaan antara negara-negara berpenduduk Muslim, khususnya anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Ia menyebut bahwa kolaborasi semacam itu dapat mendorong perluasan kerja sama dalam bidang industri film dan bahkan mendatangkan modal baru bagi infrastruktur perfilman Indonesia.

“Misalnya, sekarang ini masih banyak kabupaten dan kota belum punya bioskop. Barangkali dengan kerja sama negara-negara Islam ini bisa membangun bioskop di berbagai daerah kabupaten dan kota,” kata dia.

Aktor kenamaan itu meyakini bahwa Indonesia dapat semakin terbuka terhadap investasi dari negara-negara OKI di bidang perfilman nasional, bahkan hingga Indonesia nantinya berhasil menjadi pusat industri film bagi negara-negara Islam.

Deddy pun mengapresiasi pelaksanaan ALIF oleh Kemlu yang mendukung misi diplomasi Indonesia melalui kebudayaan dan “memperkuat kehadiran Indonesia di dunia internasional”.

Arts Lumiere Indonesia Festival (ALIF) diselenggarakan untuk pertama kalinya di Jakarta pada 19-21 September 2025 sebagai bentuk dari tindak lanjut komitmen negara-negara anggota OKI untuk menjalin kerja sama yang lebih erat dalam mendukung upaya kolaborasi di bidang sinematografi.

Sebanyak 45 film feature dan film pendek dari 16 negara anggota OKI dengan berbagai genre seperti dokumenter, drama, drama sosial, dan fiksi, akan ditayangkan di Galeri Nasional, Universitas Negeri Jakarta, Gedung Kesenian Jakarta, dan XXI Djakarta Theater.

Selain pemutaran film, akan diadakan pula diskusi film bersama para sineas dan akademisi. Festival ini gratis dan terbuka untuk umum, dengan jadwal tayang dan informasi film dapat diakses melalui laman alif.kemlu.go.id.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
Produsen Senjata Ukraina An...

Ajax Resmi Pinjam Marc-Andre ter Stegen dari Barcelona

49 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Ajax Resmi Pinjam Marc-Andr...

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

05 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.