Industri Olahraga RI Kompetitif di Pasar Global, Ekspor ke Beberapa Negara
📅 Sabtu, 20 Sep 2025, 22:28 WIB | Oleh: Tim RedaksiNota kesepahaman ini juga mencakup promosi dalam rangka perluasan pemasaran produk industri olahraga nasional, pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia sektor industri olahraga nasional, serta pengembangan produk sektor industri olahraga nasional.
Sebagai pelaksanaan dalam Perjanjian Kerja Sama antara Ditjen IKMA dengan KONI, kedua belah pihak berkomitmen akan saling bertukar informasi tentang data produsen industri olahraga dalam negeri, kebutuhan dan spesifikasi produk olahraga, serta mendorong penggunaan produk olahraga dalam negeri pada penyelenggaraan event olahraga yang diselenggarakan oleh KONI.
Selain itu, Ditjen IKMA dan KONI akan mendorong kemitraan strategis antara perusahaan industri dengan KONI, yakni dengan mempromosikan dan mempertemukan pelaku industri olahraga dengan pemangku kepentingan lainnya.
Di samping itu, sesuai dengan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), Ditjen IKMA telah melakukan berbagai pembinaan terhadap para pelaku industri olahraga. Pada tahun 2023 dan 2024, Ditjen IKMA memfasilitasi industri olahraga dalam pengajuan sertifikasi SNI, memberikan bantuan mesin dan peralatan, serta mendukung pengembangan sentra IKM, misalnya di Tegal dan Sukabumi. Hingga kini tercatat terdapat 37 daftar SNI alat olahraga yang pengajuan sertifikasinya bersifat sukarela.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebagai contoh, PT Sinjaraga Santika Sport dari Majalengka memproduksi bola futsal dan bola sepak dengan sertifikasi FIFA, bahkan pernah digunakan pada ajang Piala Dunia 1998 di Perancis. "Ini membuktikan bahwa produk lokal Indonesia memiliki kualitas yang sangat kompetitif hingga mampu menembus standar internasional," yakin Reni.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!