Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sebanyak 49 Penerima BLT di Tulungagung Teridikasi Judi Online, Rekening Langsung Diblokir!

📅 Jumat, 19 Sep 2025, 04:31 WIB | Oleh:
Sebanyak 49 Penerima BLT di Tulungagung Teridikasi Judi Online, Rekening Langsung Diblokir! Doc: ANTARA/Aprillio Akbar
Ket. Ilustrasi - warga melihat iklan judi online melalui gawainya.

TULUNGAGUNG – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, mengambil langkah tegas dengan memblokir 49 rekening Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang diduga menyalahgunakan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk judi online.

Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Tulungagung, Teguh Abianto, mengungkapkan keputusan tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima instruksi langsung dari Kementerian Sosial (Kemensos). “Sebanyak 49 KPM terbukti memiliki catatan keuangan tidak wajar berdasarkan analisis dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK),” kata Teguh di Tulungagung, Kamis (18/9) malam.

Menurutnya, hingga kini pihak Dinsos masih menunggu rincian detail dari Kemensos apakah ke-49 penerima yang terindikasi judi online tersebut berasal dari program bantuan sosial tertentu, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Namun, langkah pemblokiran tetap dilakukan demi menjaga agar dana bantuan tepat sasaran.

“Seluruh penerima yang terindikasi judi online langsung diblokir dan dihentikan bantuannya. Mereka otomatis tidak lagi menerima BLT dari pemerintah pusat maupun daerah,” tegas Teguh.

Kasus ini terungkap setelah dilakukan proses verifikasi rekening para penerima bantuan. Hasilnya menunjukkan adanya transaksi yang berhubungan dengan daftar temuan PPATK. Dinsos menilai hal tersebut merupakan penyalahgunaan yang jelas melanggar aturan dan merugikan masyarakat yang seharusnya berhak mendapatkan bantuan untuk kebutuhan dasar.

Dalam kesempatan itu, Teguh mengingatkan agar masyarakat penerima manfaat menggunakan dana bantuan sesuai dengan peruntukan. Ia mencontohkan, BLT lansia seharusnya dipakai untuk kebutuhan hidup sehari-hari, sementara PKH ditujukan untuk tambahan gizi ibu hamil maupun anak sekolah.

“Bantuan sosial diberikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan. Jangan sampai dana ini malah dipakai untuk hal-hal yang merugikan,” ujarnya.

Dinsos Tulungagung kini menunggu arahan lebih lanjut dari Kemensos mengenai langkah tindak lanjut terhadap kasus ini, termasuk kemungkinan pencabutan permanen status penerima bantuan.

Dengan adanya langkah tegas ini, diharapkan penyaluran bantuan sosial ke depan lebih tepat sasaran, sekaligus memberi efek jera bagi penerima yang berupaya menyalahgunakan dana bantuan dari pemerintah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.