Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebun Gangnam Kelapa Gading, Pusat Urban Farming yang Bikin Warga Ketagihan Petik Sayur Sendiri

📅 Jumat, 19 Sep 2025, 02:45 WIB | Oleh:
Kebun Gangnam Kelapa Gading, Pusat Urban Farming yang Bikin Warga Ketagihan Petik Sayur Sendiri Doc: ANTARA/HO-Pemkot Jakut
Ket. Kebun Pegangsaan Dua Menanam (Gangnam) jadi pusat urban farming di lahan seluas 1.330 meter persegi di kawasan Kelapa Gading, Kamis (18/9).

JAKARTA - Kebun Pegangsaan Dua Menanam atau Kebun Gangnam di Kelapa Gading menjelma jadi pusat pertanian perkotaan atau lahan terbatas (urban farming) juara DKI. Hadir dengan konsep kebun terintegrasi, Gangnam bukan hanya menyediakan sayur segar hasil petik sendiri, tetapi juga menghadirkan kolam gizi, menu sehat cegah stunting, hingga memasok sayuran ke restoran ternama.

"Ini adalah hasil kolaborasi dari semua pihak termasuk dengan kelompok tani Gangnam kemudian PKK, Sudin KPKP, Puskesmas, pihak swasta, dan unsur lainnya," kata Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kelurahan Pegangsaan Dua, Pitra Seva di Jakarta, Kamis.

Ia menjelaskan, Kebun Gangnam dikenal dengan sebutan kebun terintegrasi akan terus bergerak melakukan berbagai pembaruan yang mendukung upaya peningkatan ketahanan pangan di wilayah Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading.

Kebun ini memiliki program unggulan seperti beli sayur dan buah dengan petik sendiri, kolam gizi Dashat, Agro Eduwisata dan rumah edukasi.

“Tidak hanya itu saja, dalam waktu dekat juga akan dibangun rumah bibit dan peternakan ayam,” kata dia.

Ia mengatakan, Kebun Gangnam lahir pada 27 September 2024 dan sudah banyak kemajuannya bahkan berhasil mencetak prestasi.

Mulai dari Juara I Lomba "urban farming" Kategori Pemanfaatan Lahan Tidur Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2025, Juara I Lomba Tanam Jagung Pulut F1 tingkat Kota Jakarta Utara Tahun 2024, Juara III Lomba Konten Video "Urban Farming" Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta Tahun 2024 dan lainnya

Selain menanam, kebun ini juga memproduksi ikan lele bumbu kuning yang dijual ke masyarakat sekitar serta upaya penanganan stunting dengan membuat menu makanan sehat yaitu lele bumbu rempah.

“Permintaan lumayan banyak sekitar 65 kg per minggu maka ada rencana untuk perluasan kolam gizi," kata dia.

Pihaknya akan terus berusaha untuk menjalin kerja sama dengan berbagai pihak termasuk restoran yang membutuhkan pasokan sayuran. "Kami juga memasok sayuran kangkung ke Restoran Wiro Sableng 212 Kelapa Gading," kata dia.

Secara berkolaborasi, Kebun Gangnam yang dikenal dengan sebutan kebun terintegrasi akan terus bergerak melakukan berbagai pembaruan yang mendukung upaya peningkatan ketahanan pangan di wilayah Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
    Mending naikin tarif sekalian, minimal tarif ojol 15-20 ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Evakuasi kapal Mentawai Fast di Padang

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Evakuasi kapal Mentawai Fas...

Prosesi Maria Assumpta Nusantara

49 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Prosesi Maria Assumpta Nusa...
Daerah
PLN Tancap Gas! Pemulihan L...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Update Gempa NTT, Jumlah Korban Meninggal Bertambah Jadi 47 Jiwa

Update Gempa NTT, Jumlah Korban Meninggal Bertambah Jadi 47 Jiwa

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.