Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KemenPPPA Monitor Sekolah Rakyat Di Jatim Pastikan Pemenuhan Hak Anak

📅 Kamis, 18 Sep 2025, 11:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
KemenPPPA Monitor Sekolah Rakyat Di Jatim Pastikan Pemenuhan Hak Anak Doc: ANTARA
Ket. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melaksanakan monitoring dan evaluasi bersama di Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kabupaten Banyuwangi. 

JAKARTA – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bersama Kementerian Sosial memonitor pelaksanaan Sekolah Rakyat Terintegrasi 2, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, untuk mengidentifikasi kebutuhan anak dari perspektif pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak.

"Hasil dari dialog ini akan menjadi dasar untuk mengintegrasikan pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat, sehingga menjadi Sekolah Rakyat yang ramah anak," ujar Staf Khusus Menteri Bidang Perlindungan Anak KemenPPPA Zahrotun Nihayah dalam keterangan di Jakarta, Kamis (18/9).

Ia mengatakan pengembangan Sekolah Rakyat yang ramah anak akan merujuk pada standar ramah anak yang telah dikembangkan oleh KemenPPPA untuk berbagai bentuk layanan pemenuhan hak dan perlindungan khusus untuk anak.  

KemenPPPA mendukung Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Sekolah Rakyat dengan menekankan pentingnya perlindungan anak dan kesetaraan gender.

Zahrotun Nihayah menyampaikan Sekolah Rakyat hadir bukan hanya untuk mengentaskan kemiskinan, tetapi juga memastikan setiap anak mendapatkan hak atas pendidikan, kesehatan, pengasuhan, serta perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

"Dengan begitu, anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang unggul dan berdaya," katanya.

Pada kunjungan tersebut, KemenPPPA bersama Kementerian Sosial berdiskusi dengan kepala sekolah, guru, wali asuh, dan siswa Sekolah Rakyat untuk memperoleh gambaran situasi dan kondisi Sekolah Rakyat.

Menurut Nihayah, diskusi ini penting dilakukan untuk menentukan langkah intervensi yang diperlukan bagi para siswa Sekolah Rakyat.

KemenPPPA juga berdiskusi dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk membahas hasil temuan di Sekolah Rakyat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.