Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dalam Sehari Mengeksplorasi Wisata Budaya Bangli Bali

📅 Rabu, 17 Sep 2025, 19:07 WIB | Oleh:

Pura ini juga memiliki meru atau menara dengan jumlah atap bertingkat ganjil menyerupai gunung. Meru dengan 11 tingkat paling tinggi sebagai palinggih tempat pemuliaan ke hadapan Ida Bhatari Dewi Danuh, entitas dewata yang diyakni memegang kehidupan serta kemakmuran.

Pura Ulun Danu Batur dibangun menghadap ke Gunung Batur. Meski awalnya, Pura Ulun Danu Batur berdiri megah di kaki Gunung Batur. Namun,  pada 1926 terjadi letusan besar gunung tersebut yang menenggelamkan pura dan akhirnya dilakukan relokasi ke daerah yang baru.

Pada 1935 keberadaan pura yang direlokasi tersebut diresmikan. Meskipun ada proses pemindahan pura tersebut, segala bentuk kultur maupun ritual tidak pernah berubah.

“Struktur dari pura ini dibangun persis seperti pura pada sebelumnya di kaki Gunung Batur sebelah barat daya, yang berubah hanya ukuran, karena kita tidak mendapatkan kawasan yang cukup luas, jadi hanya memanfaatkan ruangan yang ada,” kata Jero Penyarikan Duuran Batur selaku sekretaris pura tersebut.

Pura Ulun Danu Batur juga termasuk salah satu elemen penting dalam lanskap budaya Bali melalui sistem subak, di mana posisi ini tidak terlepas dari keberadaan Danau Batur yang diyakini umat Hindu, terutama masyarakat agraris, sebagai kawasan resapan air.

Subak merupakan sistem pengairan masyarakat Bali yang berakar pada ritual sakral, ikatan komunal yang kuat, serta pengelolaan tanah dan air yang berkelanjutan.

Subak mencerminkan filosofi Bali Tri Hita Karana, mengedepankan keseimbangan antara alam spiritual (parahyangan), manusia (pawongan), dan lingkungan alam (palemahan).

Pada 2012, Pura Ulun Danu Batur dinobatkan oleh UNESCO sebagai salah satu jejaring Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Subak.

“Jadi Pura Ulun Danu Batur ini terkait dengan landscape subak di Bali, karena kami merupakan puluh atau kepala atau pusat simpul ekologis yang memegang juga peranan spiritual yang dipentingkan oleh masyarakat subak,” kata Jero Penyarikan Duuran Batur.

Di pura ini pengunjung juga bisa menemukan banyak spot foto yang menarik, mulai dari ornamen khusus hingga bangunan arsitektur khas Bali seperti candi, taman, hingga latar belakang pemandangan Gunung Batur, Danau Batur.

Bahkan jika beruntung, pengunjung bisa menyaksikan secara langsung upacara keagamaan Ngusaba di Pura Ulun Danu Batur, di mana umat berkumpul menjalankan tradisi sakral.

20250917190020_IMG_4808.jpeg

Suasana taman di Pura Ulun Danu Batur, Kabupaten Bangli, Bali. (Antara/Sri Dewi Larasati)

Desa Penglipuran

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.