Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Enduro Skill Contest 2025, Ajang Pertamina Lubricants Perkuat Link and Match Pendidikan Vokasi dengan Industri

📅 Rabu, 17 Sep 2025, 00:35 WIB | Oleh:
Enduro Skill Contest 2025, Ajang Pertamina Lubricants Perkuat Link and Match Pendidikan Vokasi dengan Industri Doc: istimewa
Ket. Ilham (kanan) SMK Negeri 2 Cilacap, bersama Guru Pembimbing terpilih sebagai Mekanik Terbaik ajang Pertamina Enduro Skill Contest 2025 yang diselenggarana PT Pertamina Lubricants :

JAKARTA- PT Pertamina Lubricants melalui brand pelumas roda dua Pertamina Enduro untuk kali kedua kembali menggelar Enduro Skill Contest Nasional 2025, sebuah ajang kompetisi vokasi industri yang mempertemukan siswa SMK binaan dari berbagai daerah di Indonesia.

Kompetisi yang berlangsung pada 16 September 2025 di Jakarta itu mengusung tema “Menggerakkan Energi Kreativitas Menuju Generasi Emas” dan diikuti oleh 37 SMK binaan Pertamina Lubricants. 

Ajang tersebut bukan sekadar lomba tahunan, melainkan bagian dari pembinaan berkelanjutan melalui program CSV (Creating Shared Value) Enduro Home Service, yang selama bertahun-tahun mendorong sekolah vokasi agar mampu melahirkan lulusan siap kerja, wirausaha, sekaligus talenta kreatif di bidang otomotif.

Seperti tahun sebelumnya, Enduro Skill Contest Nasional 2025 menghadirkan tiga kategori utama. Pertama, Duta Mekanik, yang mengukur pengetahuan dasar otomotif dan keterampilan teknis siswa dalam merawat sistem rem sepeda motor sesuai SOP industri. Dari37 peserta, 12 siswa terbaik berhasil lolos ke babak penyisihan.

Kategori kedua adalah Duta Entrepreneur, yang menguji strategi kewirausahaan siswa dalam memasarkan pelumas. Sebanyak 12 SMK terpilih menampilkan inovasi pemasaran adaptif dan kreatif, dinilai dari aspek kinerja bisnis, keberlanjutan, hingga kemampuan komunikasi.

Sementara itu, kategori Social Media Creator menantang kreativitas siswa di ranah digital. Peserta diminta membuat konten promosi yang menarik dan relevan di media sosial, sekaligus mencerminkan tren komunikasi yang dibutuhkan dunia usaha masa kini.

Setiap kategori menjadi sarana bagi siswa untuk belajar mengonversi keterampilan teknis maupun manajerial menjadi nilai ekonomi, menumbuhkan rasa percaya diri, dan membiasakan diri menghadapi dinamika dunia usaha maupun dunia kerja.

Manager CSR PT Pertamina (Persero), Mohamad Roby Hervindo, menegaskan bahwa kompetisi tersebut merupakan bagian dari komitmen meningkatkan pendidikan sebagai perwujudan Asta Cita ke-4 pemerintah Indonesia.

“Pertamina mewujudkan komitmen pada pendidikan melalui berbagai program. Enduro Skill Contest adalah ruang kreatif bagi generasi muda untuk lebih siap menghadapi dunia kerja, sekaligus menumbuhkan jiwa wirausaha. Sehingga melahirkan generasi yang tak hanya siap kerja, namun juga mampu menciptakan lapangan kerja,”jelas Roby.

Strategi Berkelanjutan

Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina Lubricants, Werry Prayogi, juga menekankan bahwa mendampingi sekolah vokasi merupakan bagian dari strategi berkelanjutan perusahaan.

“Sebagai bagian dari Pertamina Group, Pertamina Lubricants percaya investasi terbaik adalah pada generasi muda bangsa. Melalui Enduro Skill Contest, kami tidak hanya melatih keterampilan teknis para mekanik muda, tetapi juga mengembangkan kreativitas, inovasi, dan daya saing mereka di level nasional maupun global. Ajang ini memberikan multiplier effect yang nyata,tidak hanya dirasakan oleh siswa, tetapi juga sekolah, para guru, hingga masyarakat, sekaligus mendorong ekosistem perbengkelan dan melahirkan generasi wirausaha yang adaptif, kreatif, dan berani mengambil peluang.” ujar Werry.

Direktur Sekolah Menengah Kejuruan Kementerian Sekolah Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Arie Wibowo Khurniawan melihat program tersebut sebagai contoh ideal sinergi pendidikan dan industri.

“Kita semua memiliki harapan besar untuk menyiapkan masa depan yang lebih baik, salah satunya dengan memastikan pendidikan vokasi relevan dengan kebutuhan industri. Program seperti Enduro Home Service membuktikan bahwa pendekatan industri dapat diterapkan dalam pendidikan vokasi,” ungkap Arie.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemeriksaan Kondisi Lapanga...
Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.