Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Statistik Buruk Bongkar Krisis Manchester United di Tangan Ruben Amorim

📅 Selasa, 16 Sep 2025, 06:41 WIB | Oleh:
Statistik Buruk Bongkar Krisis Manchester United di Tangan Ruben Amorim Doc: AFP
Ket. Pelatih Manchester United, Ruben Amorim.

MANCHESTER - Ruben Amorim kini menorehkan catatan kelam dalam sejarah Manchester United. Pelatih asal Portugal itu tercatat memiliki persentase kemenangan terendah di antara seluruh pelatih permanen Setan Merah sejak Perang Dunia II.

Sejak tiba dari Sporting Lisbon pada bulan November lalu, Amorim telah memimpin MU dalam 47 laga. Hasilnya, ia hanya meraih 17 kemenangan, 12 kali imbang, dan 18 kali kalah. Persentase kemenangan tersebut berada di angka 36,17 persen, terburuk bagi seorang pelatih permanen MU dalam hampir delapan dekade terakhir.

Catatan ini bahkan lebih rendah dari Wilf McGuinness (36,78 persen). Sebagai perbandingan, Louis van Gaal mencatatkan 52,43 persen kemenangan, David Moyes 52,94 persen, Ole Gunnar Solskjaer 54,17 persen, dan Erik ten Hag 54,69 persen.

Situasi kian pelik setelah MU dipermalukan rival sekota Manchester City dengan skor 0-3 di Liga Inggris, Minggu (14/9). Gol Erling Haaland (2) dan Phil Foden memastikan MU kini terpuruk di posisi ke-14 klasemen dengan empat poin dari empat pertandingan.

“Kami bisa menghindari gol-gol seperti itu. Pada gol pertama, saat menghadapi [Jeremy] Doku, hampir semua pemain sudah ada di belakang bola tapi kurang agresif. Gol kedua terjadi ketika kami sedang menekan City, namun justru kebobolan dari lemparan ke dalam. Untuk gol ketiga, Haaland punya terlalu banyak ruang karena terjadi kebingungan di lini belakang,” ujar Amorim selepas laga.

Menurutnya, City lebih baik dalam memanfaatkan momen transisi. “Itulah kunci pertandingan, memanfaatkan momen-momen kecil, dan mereka melakukannya lebih baik daripada kami,” tambahnya.

Di tengah desakan untuk mengubah formasi 3-4-3 yang kerap dikritik, Amorim menegaskan tidak akan mengubah gaya bermainnya.

“Ini memang bukan rekor yang layak untuk Manchester United. Banyak hal terjadi dalam beberapa bulan terakhir, tapi saya menerimanya. Namun, saya tidak akan berubah. Jika saya ingin mengubah filosofi, saya yang akan memutuskan. Kalau tidak, klub bisa mengganti pelatih,” tegas Amorim.

Ia menambahkan, “Pesan saya jelas: saya akan memberikan segalanya, selalu memikirkan yang terbaik untuk klub. Selama saya di sini, saya akan berusaha keras. Saya benar-benar ingin menang, saya bahkan menderita lebih daripada siapa pun ketika kalah.”

Tekanan kini semakin besar. Laga melawan Chelsea di Liga Inggris akhir pekan ini bisa menjadi penentu masa depan Amorim. Kekalahan lain diyakini dapat membuat kursi pelatih berusia 40 tahun itu goyah dan berujung pada pemecatan lebih cepat dari perkiraan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Angkatan Bersenjata Iran Me...
Luar Negeri
Inggris Segera Larang Anak ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Paviliun Wonderful Indonesia Sabet Best Booth Design di SITF 2026

Paviliun Wonderful Indonesia Sabet Best Booth Design di SITF 2026

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.