Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wulan Guritno Buka Standar Calon Suami Setelah Egg Freezing, Cek 5 Kriterianya!

📅 Senin, 15 Sep 2025, 15:05 WIB | Oleh:
Wulan Guritno Buka Standar Calon Suami Setelah Egg Freezing, Cek 5 Kriterianya! Doc: Ist.
Ket. Wulan Guritno Buka Standar Calon Suami Setelah Egg Freezing

Jakarta – Langkah berani dari artis senior Wulan Guritno ikut tren egg freezing, bukan hanya soal menyimpan sel telur untuk masa depan, tapi juga sebagai bagian dari persiapan untuk membuka babak baru dalam kehidupan pribadinya. Setelah mengungkap keinginannya menikah lagi dan punya anak sebelum usia 45 tahun, Wulan rupanya sudah punya bayangan jelas tentang seperti apa calon suami ideal baginya. Berikut kriteria dan standar yang ia jaga, berdasarkan pernyataan-pernyataan Wulan di publik dan wawancara terkait.

1. Usia dan Tinggi Umur Hubungan

Wulan menyebut bahwa waktu tak banyak: “waktuku tinggal dua tahun lagi” menuju usia 45. Karena itu, calon suami ideal harus siap untuk perjalanan yang lebih serius, tidak hanya pacaran tapi siap ke arah komitmen dan kelanjutan keluarga.

2. Sikap dan Kematangan Emosional

Bukan hanya materi, tapi karakter menjadi penting. Wulan pernah menegaskan bahwa ia “tidak mau label” yang sering muncul, seperti “doyan brondong”, jadi calon pasangan yang dewasa, tegas, dan mampu berkomunikasi secara terbuka menjadi nilai tambah. Ia juga berharap banyak orang terdekatnya dapat memahami impian dan keputusan medisnya seperti egg freezing.

3. Kesamaan Visi Keluarga dan Anak

Meski sudah memiliki tiga anak dari dua pernikahan sebelumnya, Wulan tetap berharap bisa tambah momongan jika dipertemukan jodoh baru. Visinya adalah keluarga yang utuh, dengan tambahan, bukan hanya soal jumlah tapi harmonisasi dalam peran orang tua. Calon pasangan diharapkan mendukung prosedur dan pilihan seperti egg freezing dan memahami bahwa usia dan kondisi fisik memerlukan tanggung jawab ekstra.

4. Fisik dan Kesehatan

Wulan sering mengatakan bahwa menjaga kebugaran tubuh itu penting, karena peluang kehamilan di usia matang sangat dipengaruhi faktor kesehatan umum, gaya hidup, dan kondisi medis. Calon suami yang juga peduli kesehatan, mampu mendukung gaya hidup sehat, dan menyadari tantangan biologis akan menjadi prioritas.

5. Fleksibilitas dan Dukungan Emosional

Proses egg freezing dan keinginan membangun keluarga baru setelah pengalaman masa lalu bukan hal yang ringan. Dukungan mental, fleksibel dalam menghadapi tantangan, dan tidak menuntut kesempurnaan menjadi hal yang penting. Wulan menyebut bahwa lingkungan dan keluarga memengaruhi persepsi, jadi calon suami harus mampu tidak hanya berbagi cinta tapi juga menerima perjalanan emosional yang kompleks.

Keputusan Wulan untuk egg freezing bukan hanya langkah medis, tapi bagian dari narasi yang lebih besar tentang kontrol atas masa depan, pilihan hidup, dan soal identitas diri di usia matang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

33 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Ekonomi
BNI Perkuat Komitmen Lestar...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.