Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN, Kopda FH Bertugas Merekrut Penculik

📅 Senin, 15 Sep 2025, 18:08 WIB | Oleh:
Pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN, Kopda FH Bertugas Merekrut Penculik Doc: ist
Ket. kasus pembunuhan

JAKARTA – Polda Metro Jaya masih terus mendalami pembunuhan kepala cabang bank BUMN. Ada 15 tersangka yang diamankan kepolisian. Ini termasuk seorang oknum TNI (Kopda FH). Dia telah diamankan oleh Polisi Militer Kodam Jayakarta (Pomdam Jaya). Kopda FH disebut berperan sebagai perantara penjemputan paksa terhadap korban atau penculikan.

"Peran yang bersangkutan sebagai perantara untuk mencari orang guna menjemput paksa," kata Danpomdam Jaya Kolonel CPM Donny Agus. Polda Metro Jaya segera menyampaikan hasil penyidikan kasus pembunuhan Kepala Cabang Pembantu (KCP) salah satu bank di Jakarta Pusat bernama Mohamad Ilham Pradipta dalam waktu dekat.

"Dalam waktu dekat, itu akan dirilis oleh penyidik. Saat ini, penyidik terus melakukan pendalaman," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi di Jakarta, Senin. Pendalaman, kata Ade Ary, masih dilakukan dengan mencocokkan keterangan para tersangka,

"Tersangka dengan barang bukti, tersangka dengan TKP (tempat kejadian perkara), saksi dengan TKP, semuanya dicocokkan, sehingga ceritanya menjadi utuh," ujar Ade Ary. Seperti diketahui, kepolisian telah meringkus sebanyak 15 orang terkait kasus dugaan penculikan dan pembunuhan kepala cabang (kacab) sebuah bank di Jakarta.

"Ada 15 orang yang sudah ditangkap. Sebanyak enam orang oleh Sub Direktorat Reserse Mobile (Subdit Resmob). Sisanya oleh Subdit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Ade Ary, Selasa (26/8).

Empat aktor utama penculikan dan pembunuhan kepala cabang (kacab) bank berinisial MIP (37) yang jasadnya ditemukan di Bekasi, Jawa Barat, pada 21 Agustus 2025 itu, yakni C, DH, YJ dan AA. Mereka ditangkap di lokasi dan waktu yang berbeda-beda.

Pelaku berinisial DH, YJ dan AA ditangkap 23 Agustus pukul 20.15 WIB di daerah Solo, Jawa Tengah. Sedangkan pelaku berinisial C ditangkap di daerah Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, pukul 15.30 WIB tanggal 24 Agustus. Penyelidikan ini dinilai cukup lambat, mungkin karena berkaitan dengan begitu banyak pelaku. Istri korban ingin agar motif pembunuhan suaminya segera dibongkor. Dia minta para pelaku dihukum seberat-beratnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.