Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Insentif RT/RW Naik Mulai Oktober

📅 Senin, 15 Sep 2025, 01:06 WIB | Oleh:
Insentif RT/RW Naik Mulai Oktober Doc: ANTARA/Aria Ananda
Ket. Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (14/9).

JAKARTA – Untuk mempertinggi dorongan agar bekerja lebih keras dalam melayani warga, maka insentif untuk Ketua RT dan Ketua RW akan dinaikkan mulai Oktober. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menyiapkan kenaikan insentif tersebut dan akan dicairkan mulai bulan depan.

“Angka kenaikannya telah masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan atau APBD-P 2025. Mudah-mudahan Oktober sudah mulai distribusi,” kata Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno di Jakarta, Minggu. Dia mengatakan ini usai menghadiri puncak acara “Jakarta BERJAGA 2.0” di Plaza Tenggara Gelora Bung Karno.

Rano menjelaskan insentif untuk RT akan naik sekitar 25 persen dari 2 juta hingga kisaran 2,5 juta per bulan. Sedangkan insentif RW dari sebelumnya 2,5 juta menjadi sekitar 3 juta per bulan secara bertahap. “Tentu ini tidak bisa langsung, tapi bertahap,” ungkapnya.

Kebijakan ini juga menjadi tindak lanjut salah satu janji kampanye Gubernur Jakarta Pramono Anung saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 untuk meningkatkan dukungan operasional RT dan RW bersama Rano Karno. Pada masa kampanye, Pramono pernah menegaskan pentingnya peran RT dan RW sebagai ujung tombak keamanan dan ketertiban lingkungan.

Ia menilai kemampuan keuangan Pemprov yang triliunan rupiah memadai untuk merealisasikan program peningkatan operasional tersebut. Pemprov kemudian telah mengusulkan penambahan anggaran insentif RT dan RW dalam APBD-P 2025. Ini sebagai upaya mendukung peningkatan kesejahteraan pengurus sekaligus mendorong semangat pelayanan publik berbasis masyarakat.

Selain kenaikan insentif, Pemprov tengah mengkaji penyederhanaan sistem penyaluran agar dana dapat diterima tepat waktu dan transparan sesuai dengan ketentuan. Mekanisme penyaluran dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan anggaran daerah.

Pemprov berharap dengan peningkatan insentif tersebut, kinerja RT dan RW semakin optimal serta mendorong partisipasi warga dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. Kebijakan ini juga sejalan dengan program Pemprov memperkuat tata kelola pemerintahan di tingkat komunitas sebagai bagian dari target pembangunan Jakarta yang inklusif dan berdaya saing.

Jakarta Berjaga

Pada bagian lain, terkait puncak “Jakarta BERJAGA 2.0” Rano mengajak masyarakat untuk senantiasa bergerak serta menjalankan pola hidup sehat menjadi kebiasaan sehari-hari. “Tidak perlu menunggu acara besar untuk bergerak karena setiap langkah sekarang sesbagai investasi masa depan yang lebih sehat,” kata Rano dalam sambutannya di Plaza Tenggara Gelora Bung Karno, Minggu,

Pemerintah Provinsi Jakarta melalui Dinas Kesehatan menggelar puncak acara “Jakarta BERJAGA 2.0” sebagai rangkaian kampanye gaya hidup sehat. Program ini diluncurkan sejak awal tahun dengan tujuan mengajak masyarakat mengubah perilaku sehari-hari menjadi lebih sehat dan produktif.

Kegiatan yang memasuki tahun ke-10 ini melibatkan 5.954 pendaftar, 3.754 peserta aktif, serta 36 grup ASN dan non-ASN yang menuntaskan salah satu tantangan, yaitu 7.500 langkah per hari selama periode program. Peserta juga mengikuti berbagai kegiatan olahraga, pemeriksaan kesehatan, edukasi gizi dan tantangan gaya hidup sehat.

Rano menegaskan, kegiatan “Jakarta BERJAGA 2.0” dimaksudkan membentuk budaya baru masyarakat agar aktivitas fisik, gizi seimbang, dan pemeriksaan kesehatan menjadi kebiasaan sehari-hari di tengah padatnya kehidupan kota. “Kesehatan bukan hanya urusan individu, tetapi juga fondasi kemajuan kota,” katanya.

Dalam puncak acara ini, Pemprov Jakarta memperkenalkan kembali tiga program turunan: “JakSTAR” dan “Remaja Festival 2025” untuk remaja. Lalu, tantangan “Downgrade Ukuran Bajumu 3.0”. Ketiganya dirancang untuk menjangkau kelompok usia dan minat yang berbeda namun dengan sasaran sama yaitu hidup sehat. JakSTAR merupakan program pembudayaan aktivitas fisik di kalangan remaja melalui pendekatan digital.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.