Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bulog Rejang Lebong Optimistis Serap 1.000 Ton Beras Petani

📅 Minggu, 14 Sep 2025, 20:07 WIB | Oleh:
Bulog Rejang Lebong Optimistis Serap 1.000 Ton Beras Petani Doc: ANTARA/Nur Muhamad
Ket. Seorang petani di Desa Limaupit, Kecamatan Lebong Sakti, Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, sedang membajak sawahnya dengan menggunakan handtraktor sebelum ditanami padi, Senin (8/9).

Rejang Lebong, Bengkulu -- Perum Bulog Cabang Rejang Lebong yang membawahi tiga kabupaten di Provinsi Bengkulu optimistis target penyerapan beras petani di wilayah itu sebanyak 1.000 ton hingga akhir tahun 2025 nanti akan terpenuhi.

"Sampai saat ini Perum Bulog Cabang Rejang Lebong sudah menyerap beras petani sebanyak 811 ton atau 81,1 persen dari target sebanyak 1.000 ton. Kami optimistis target ini sampai akhir tahun nanti akan terpenuhi," kata Kepala Perum Bulog Cabang Rejang Lebong A Musalim Yudha saat dihubungi di Rejang Lebong, Minggu.

Dia menjelaskan, target penyerapan beras petani tersebut diyakini akan terpenuhi, karena pada bulan November dan Desember nanti masih akan ada musim panen padi terutama di sejumlah kecamatan di Kabupaten Lebong.

Selama ini penyerapan beras petani di wilayah kerja Bulog Cabang Rejang Lebong, kata dia lagi, sepenuhnya berasal dari Kabupaten Lebong, sedangkan dari Kabupaten Rejang Lebong dan Kepahiang tidak ada karena harga jual berasnya di atas harga pembelian pemerintah atau HPP sampai di depan gudang Bulog sebesar Rp12.000 per kg.

"Dari total 811 ton beras yang diserap ini terdapat 200 ton dibeli langsung dalam bentuk gabah kering panen dari petani di Kabupaten Lebong. Selebihnya hampir 70 persen dibeli dari mitra Bulog yang ada di Kabupaten Lebong sudah dalam bentuk beras," ujar dia pula.

Guna memaksimalkan penyerapan beras petani Perum Bulog Cabang Rejang Lebong, kata dia, juga menjalin kemitraan strategis dengan sejumlah pelaku usaha penggilingan padi yang ada di Kabupaten Lebong.

"Untuk gabah yang diserap dari petani langsung bisa langsung diolah menjadi beras berkualitas yang siap untuk didistribusikan. Beras yang kami serap ini kemudian dikemas dalam karung ukuran 50 kilogram dan selanjutnya dibawa ke gudang Bulog," ujar dia pula.

Pembelian atau penyerapan beras maupun gabah dari petani yang dilakukan Perum Bulog Cabang Rejang Lebong ini dilaksanakan sesuai dengan HPP yang telah ditetapkan pemerintah, untuk gabah seharga Rp6.500 per kg dan beras Rp12.000 per kg.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...

Pengawasan SPBU di Kota Kendari

1 jam lalu | Fajar Alim M

Daerah
Pengawasan SPBU di Kota Ken...
Advertisement
Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.