Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pangdam Udayana Dorong Korban Banjir Laporkan Kerugian ke Posko

📅 Jumat, 12 Sep 2025, 07:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pangdam Udayana Dorong Korban Banjir Laporkan Kerugian ke Posko Doc: ANTARA
Ket. Panglima Komando Daerah Militer IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Piek Budyakto saat meninjau Pasar Badung, Bali, Kamis (11/9/2025).

DENPASAR – Panglima Komando Daerah Militer IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Piek Budyakto mendorong warga yang menjadi korban banjir di wilayah Bali untuk mendata dan melaporkan kerugian akibat bencana ke posko terdekat.

“Kami mendorong masyarakat untuk melaporkan setiap kerugian ke posko yang telah disiapkan. Seluruh laporan akan ditangani melalui koordinasi BNPB, pemerintah provinsi dan pemerintah kota,” kata Pangdam saat meninjau langsung lokasi pascabanjir di Pasar Badung, Denpasar, Kamis (11/9).

Selain itu, Pangdam juga meminta kepada masyarakat apabila ada anggota keluarganya yang menjadi korban bencana dan belum ditemukan agar segera melaporkan ke posko yang berada di Kodim 1611/Badung. TNI bersama Polri, Basarnas, dan pemerintah daerah terus bekerja keras melaksanakan evakuasi.

Pangdam menyampaikan bahwa penanganan bencana merupakan perintah langsung dari Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat. 

Seluruh personel TNI AD, AL, dan AU yang berada di wilayah Bali telah digerakkan untuk membantu pencarian korban sekaligus menangani para pengungsi.

Pangdam IX/Udayana menegaskan upaya pencarian tidak boleh berhenti hingga seluruh korban ditemukan. 

Selain pencarian, TNI bersama unsur terkait juga bersama-sama membersihkan sisa-sisa kotoran pasca-bencana banjir di Pasar Badung.

Lebih dari 300 personel dikerahkan, terdiri atas prajurit TNI, Polri, serta petugas dari dinas provinsi dan kota. 

Pangdam menyampaikan pemerintah pusat juga turut memberikan perhatian penuh terhadap penanganan bencana di Bali. Kepala BNPB sudah hadir di lokasi dan menyerahkan bantuan berupa dua unit pompa penyedot air berkapasitas besar untuk mempercepat surutnya genangan. 

Mayjen TNI Piek Budyakto mengajak seluruh pihak menjaga solidaritas dan kebersamaan dalam menghadapi bencana.

“Sinergi yang kita lakukan hari ini adalah kunci. Bersama-sama kita bisa pulihkan Bali agar masyarakat kembali merasa aman dan aktivitas ekonomi segera bangkit,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...

Gempa NTT Masih Terus Berlanjut, Bahkan Mencapai Magnitudo 5

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Gempa NTT Masih Terus Berla...
Megapolitan
Senyum, Salam, Sapa, dan Sa...
Nasional
Ada Gerakan Selamatkan Pang...
Luar Negeri
AS Hancurkan 5 Kapal Tanker...
Advertisement
Dokumenter Elon Musk Bikin Heboh, Sisi Kontroversial Sang Miliarder Dibongkar

Dokumenter Elon Musk Bikin Heboh, Sisi Kontroversial Sang Miliarder Dibongkar

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.