Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perikanan Budi Daya: Mesin Pertumbuhan Baru di Laut Nusantara

📅 Kamis, 11 Sep 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Perikanan Budi Daya: Mesin Pertumbuhan Baru di Laut Nusantara Doc: istimewa
Ket. Ekonomi Biru - Perikanan Budidaya RI Prospektif

JAKARTA – Sektor perikanan budi daya memiliki prospek cerah sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi biru Indonesia. Potensi besar ini didorong oleh tingginya permintaan global terhadap produk perikanan, baik dalam bentuk konsumsi langsung maupun bahan baku industri makanan dan farmasi.

Dengan luasnya perairan Indonesia serta keragaman hayati laut, perikanan budi daya menjadi solusi strategis untuk meningkatkan produksi tanpa menambah tekanan pada perikanan tangkap yang sudah cenderung mengalami overfishing. Namun, prospek cerah ini hanya bisa diwujudkan jika didukung pengelolaan berkelanjutan, riset teknologi budidaya modern, serta perbaikan infrastruktur logistik dan rantai pasok.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono optimistis perikanan budi daya nasional sangat prospektif. Hal itu ditegaskannya dalam acara panen perdana skema modeling di Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) di Batam, Kepulauan Riau, Rabu (10/9) yang dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan Ketua Komisi IV DPR Titiek Soeharto.

"Sudah 2 tahun ini kita bekerja dengan riset dan uji coba. Kita memiliki bibit yang sangat melimpah. Pasar seafood dunia itu tidak kurang dari 414 miliar dollar AS, sementara ekspor Indonesia baru 5 miliar dollar AS. Potensi kita sangat besar, dan dengan dukungan berbagai pihak, kita optimis mampu mengejar ketertinggalan di sektor budidaya ikan,” jelasnya melalui keterangannya.

Program modeling budi daya lobster telah dimulai sejak akhir 2024 dengan menebar total 33.143 ekor benih lobster di unit pendederan. Tingkat kelangsungan hidup (survival rate) mencapai lebih dari 80 persen sebelum dipindahkan ke keramba jaring apung (KJA) untuk tahap pembesaran.

Hasilnya, sebagian besar lobster berhasil tumbuh dengan ukuran konsumsi ideal. Pada panen perdana tersebut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil panen sekitar 1,7 ton lobster.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Lagi Gandrung, Semua Mau Dihilirisasi, Termasuk Rumput Laut

23 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Lagi Gandrung, Semua Mau Di...
Luar Negeri
Korea Utara Kembali Luncurk...
Daerah
Disdag Mataram: Pekan Ini P...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.