Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ubi Jalar Bukan Sekadar Camilan, Bappenas Siap Dorong Jadi Komoditas Strategis

📅 Rabu, 10 Sep 2025, 17:20 WIB | Oleh: Tim Penulis

Di sisi lain, produksi ubi jalar nasional pada 2024 hanya sebesar 1,38 juta ton dan cenderung menurun berdasarkan data Kementerian Pertanian, sehingga perlu penguatan dari sisi produksi hingga konsumsi.

Rachmat Pambudy menyampaikan bahwa ubi jalar menjadi salah satu sumber karbohidrat dengan potensi luar biasa. Adapun langkah yang dilakukan saat ini oleh pemerintah menjadi awal untuk membangun pusat ubi jalar nasional yang kelak dapat berkembang menjadi pusat ubi jalar internasional.

“Inilah revolusi pangan Indonesia, revolusi pertanian Indonesia, yang dapat memberi kontribusi bagi dunia. Sudah saatnya kita membangun peradaban baru melalui revolusi pangan yang lahir dari karya para ahli Indonesia, berbasis pada plasma nutfah asli Indonesia,” ungkap Menteri PPN.

Kepala Bappenas turut mengisi Kuliah Umum Universitas Padjadjaran Science Talk dengan tema “Sweet Potato: Science Bridging to Policy”, yang membahas peran strategis kebijakan diversifikasi pangan dalam mendukung kedaulatan nasional.

“Ubi jalar tidak hanya berhenti sebagai plasma nutfah, tetapi dengan riset dan pengembangan oleh para peneliti kita. Ubi jalar dapat menghadirkan nilai tambah yang besar. Pertanian berbasis ubi jalar ini dapat memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus memberikan kontribusi global, dan saya bersyukur dapat menjadi bagian dari upaya besar ini,” ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.