Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Jabar Bangun Ruang Kelas Baru Tangani SMKN Ambruk di Bogor

📅 Rabu, 10 Sep 2025, 16:50 WIB | Oleh:
Pemprov Jabar Bangun Ruang Kelas Baru Tangani SMKN Ambruk di Bogor Doc: ANTARA/HO-Pemkab Bogor
Ket. Bangunan SMKN 1 Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ambruk pada Rabu (10/9).

Kabupaten Bogor -- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan pemerintah provinsi segera membangun ruang kelas baru untuk SMKN 1 Cileungsi, Kabupaten Bogor, setelah ambruknya atap dan dinding bangunan sekolah tersebut pada Rabu.

“Mulai besok pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membangun ruang kelas baru agar anak-anak bisa kembali belajar dengan normal di ruangannya,” kata Dedi Mulyadi melalui akun resmi media sosialnya, Rabu.

Menurut Dedi, langkah cepat pemerintah provinsi membangun ruang kelas baru sangat penting agar proses kegiatan belajar mengajar tidak terganggu terlalu lama. Ia menekankan bahwa pendidikan merupakan prioritas utama pemerintahannya.

Pembangunan ruang kelas baru dijadwalkan mulai dilaksanakan secepat mungkin dengan target penyelesaian pada sisa waktu tahun 2025.

“Kita masih punya September, Oktober, November, dan Desember. Kita harus gunakan waktu itu untuk menyelesaikan pembangunan,” ujarnya.

Ia menyebut upaya tersebut dilakukan agar siswa SMKN 1 Cileungsi bisa kembali bersekolah dengan aman dan nyaman, karena ketersediaan ruang belajar yang layak merupakan hak mendasar bagi seluruh siswa.

Dedi juga menyoroti kualitas pembangunan SMKN 1 Cileungsi yang disebut dibangun pada 2016. Ia menilai buruknya kualitas konstruksi menjadi penyebab atap sekolah tersebut roboh meskipun bangunan belum terlalu lama berdiri.

“Dipastikan kualitas pembangunannya buruk kalau sampai atapnya roboh. Untuk itu saya sudah meminta inspektorat melakukan pemeriksaan, termasuk siapa yang dulu membangunnya. Setiap orang harus bertanggung jawab,” tegasnya.

Selain instruksi teknis, ia menekankan bahwa sektor pendidikan menjadi prioritas utama dalam kepemimpinannya. Ia mengajak semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk bersama-sama menjaga keberlangsungan dunia pendidikan di Jawa Barat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Bogor, Ade Hasrat di lokasi kejadian, menyebutkan atap dan dinding bangunan SMKN 1 Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ambruk pada Rabu pagi ketika kegiatan belajar-mengajar berlangsung, menyebabkan sedikitnya 31 siswa dan guru mengalami luka-luka.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.15 WIB di Desa Limus Nunggal, Kecamatan Cileungsi. Saat itu, siswa kelas 10 dan 12 sedang mengikuti pelajaran, kemudian tiba-tiba bagian atap dan dinding ruang kelas runtuh.

Laporan BPBD mencatat ada empat ruangan yang terdampak, terdiri atas dua ruang kelas dan dua ruang pertemuan. Sejumlah siswa yang berada di dalam ruangan tertimpa reruntuhan sebelum berhasil dievakuasi oleh guru dan petugas gabungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Nasional
BMKG Keluarkan Peringatan D...
Megapolitan
Polisi Gelar Rekayasa Lalin...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.