Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah Ingin Tingkatkan Kembali Stabilitas Politik

📅 Selasa, 09 Sep 2025, 01:45 WIB | Oleh: Tim Redaksi

“Reshuffle ini memang tidak sekaligus, tapi jelas sebagai respon terhadap tuntutan aksi-aksi kemarin yang mendesak adanya perubahan kebijakan dalam keuangan, perpajakan, dan perbaikan stabilitas politik,” katanya.

Menurut Salamuddin, pergantian Menteri Keuangan menjadi cara untuk keluar dari perlambatan pertumbuhan ekonomi sekaligus menutup kebocoran fiskal. Ia menyebut langkah tersebut sebagai sinyal bahwa Presiden ingin mempercepat program agar APBN lebih cepat sampai ke masyarakat.

“Program makan bergizi gratis, pemeriksaan kesehatan gratis, koperasi desa Merah Putih, hingga tiga juta rumah, semua itu butuh terobosan fiskal,” jelasnya.

Presiden katanya ingin mengaitkan pengelolaan sumber daya alam, keuangan, dan fiskal tanpa harus membebani rakyat dengan pajak dan suku bunga. “Saya memang tidak kenal menteri keuangan baru, tapi dari profilnya saya lihat bukan orang yang berorientasi genjot pajak dari rakyat,” kata Salamuddin.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa usai pelantikan menilai tidak akan memberlakukan pungutan pajak yang baru ke masyarakat mengingat sistem yang ada saat ini cukup efektif menghimpun penerimaan negara.

Prioritasnya saat ini adalah meningkatkan pertumbuhan, karena pertumbuhan berkorelasi positif dengan pendapatan negara. “Dengan sistem yang ada pun, kalau pertumbuhannya bagus, anggap tax to GDP ratio-nya konstan, income​​​​​​​-nya kencang juga,” papar Purbaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Dana Bagi Hasil Tertahan, J...
Megapolitan
Kolaborasi Lintas Subsektor...
Nasional
Obligasi Daerah Jangan Jadi...
Daerah
Gerak Cepat, KAI Sumut Evak...

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

02 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.