Trump Keluarkan Ultimatum Terkait Sandera, Hamas Siap Negosiasi
📅 Senin, 08 Sep 2025, 09:11 WIB | Oleh: Lili LestariNetanyahu mengatakan pada hari Minggu, sekitar 100.000 penduduk telah meninggalkan Kota Gaza, menuduh Hamas berusaha mencegah evakuasi dan menggunakan warga sipil sebagai "perisai manusia."
Eskalasi ini telah memicu kekhawatiran akan memburuknya kondisi kemanusiaan yang sudah mengerikan bagi warga Palestina yang tinggal di wilayah tersebut.
Pada hari Sabtu, para pengunjuk rasa Israel turun ke jalan untuk menyerukan kepada pemerintah mereka agar membatalkan keputusan untuk merebut Kota Gaza, karena khawatir akan nasib para sandera yang diyakini ditawan di sana.
Serangan 7 Oktober 2023 mengakibatkan kematian 1.219 orang, sebagian besar warga sipil, menurut penghitungan AFP berdasarkan angka Israel.
Sebaiknya Anda baca juga:
Serangan balasan Israel telah menewaskan sedikitnya 64.368 warga Palestina, sebagian besar warga sipil, menurut angka dari kementerian kesehatan di Gaza yang dikuasai Hamas yang dianggap dapat dipercaya oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Pembatasan media di Gaza dan kesulitan dalam mengakses banyak wilayah membuat AFP tidak dapat memverifikasi secara independen jumlah korban dan rincian yang diberikan oleh badan pertahanan sipil atau militer Israel.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!