Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mentrans Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Kawasan Transmigrasi Lokal

2 Minggu, 07 Sep 2025, 13:50 WIB | Oleh:
Mentrans Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Kawasan Transmigrasi Lokal Mentrans Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Kawasan Transmigrasi Lokal Doc: Humas Kementerian Transmigrasi
Ket. Menteri Transmigrasi, M.Iftitah Sulaiman Suryanagara

JAKARTA - Menteri Transmigrasi, M Iftitah Sulaiman Suryanagara, mendorong pertumbuhan ekonomi pada 154 kawasan transmigrasi, khususnya di kawasan transmigrasi lokal. Ia menegaskan orientasinya untuk mengembangkan pusat pertumbuhan baru ekonomi di kawasan transmigrasi dengan mengutamakan warga lokal.

"Pada tahun ini kami fokus pada transmigrasi lokal yang porsinya 94 persen. Sedangkan Transmigrasi Karya Nusantara dari luar provinsi hanya enam persen," kata Menteri Iftitah dalam keterangan tertulis dia, pada Sabtu (6/9).

Menteri Iftitah menyatakan di beberapa daerah masih ada kekhawatiran adanya perpindahan penduduk dari Jawa ke luar Pulau Jawa. Padahal setiap program transmigrasi hanya dapat dilaksanakan berdasarkan permintaan Pemerintah Daerah kepada Kementerian Transmigrasi.

"Kami pada akhir 2024 berkunjung ke sana Papua Selatan, mereka memohon untuk transmigrasi lokal. Permohonannya 200 KK, anggaran tersedia hanya cukup 100 KK, sehingga di Papua Selatan 100 persen orang asli Papua," ucap dia.

Menteri Iftitah menambahkan, sejumlah daerah lain juga menerapkan komposisi mayoritas masyarakat lokal sebagai transmigran. Yaitu, Sidenreng Rappang (Sidrap) Sulawesi Selatan dengan 76 persen masyarakat lokal dan 24 persen pendatang.

Kemudian, Torire Poso-Sulawesi Tengah 70 persen masyarakat lokal dan 30 persen pendatang. Serta, Polewali Mandar Sulawesi Barat 65 persen masyarakat lokal dan 35 persen pendatang.

Terakhir, Halmahera Tengah, Maluku 80 persen lokal dan 20 persen pendatang. Dimana minat masyarakat ikut program transmigrasi saat ini sangat tinggi.

Hal tersebut tercermin dari jumlah pendaftar program ini mencapai 8.000 KK dari kuota yang dibutuhkan hanya 95 KK. Meski demikian, seleksi ketat untuk pendatang dari luar daerah tetap dilakukan karena mempertimbangkan keterampilan khusus.

"Kami fokuskan mereka memiliki keahlian supaya ketika masuk ke daerah yang didatangi bisa memberikan pelatihan pada masyarakat setempat. Kami seleksi secara baik sesuai dengan permintaan daerah dengan tetap memperhatikan komposisi yang lebih besar untuk transmigrasi lokalnya," ujar dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Longsor Timpa Rumah di Luma...
Nasional
BNPB Tetapkan Sejumlah Lang...
Nasional
Polri Terbitkan Larangan Pe...

Hujan Ringan Berpotensi Guyur Kota Tangerang

36 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Hujan Ringan Berpotensi Guy...
Megapolitan
Pemkot Bogor Resmikan Pembu...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.