Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Beras SPHP Digelontorkan ke Ritel Modern, Mampukah Bendung Gejolak Harga?

📅 Kamis, 04 Sep 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Beras SPHP Digelontorkan ke Ritel Modern, Mampukah Bendung Gejolak Harga? Doc: ANTARA/UMARUL FARUQ
Ket. INTERVENSI HARGA - Warga membawa beras medium SPHP yang dibeli saat Pasar Murah di Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (3/9).

JAKARTA – Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) menghimpun pemerintah daerah dan Perum Bulog untuk eskalasi program beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Targetnya kepada 214 kabupaten/ kota yang masih ada fluktuasi harga beras melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) selama Agustus lalu.

Dalam Rapat Koordinasi Optimalisasi Penyaluran Beras SPHP secara daring, Rabu (3/9), Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa menuturkan stok beras SPHP untuk ritel modern perlu terus diperkuat, terutama bagi titik-titik strategis pada 214 kabupaten/ kota. Hal ini untuk mengimbangi adanya pergeseran distribusi perberasan ke pasar tradisional.

"Rapat pada pagi hari ini sebagai tindak lanjut rapat koordinasi inflasi yang dipimpin oleh Bapak Mendagri hari kemarin. Nah disitu khusus untuk beras sudah terjadi beberapa penurunan, tapi ada 214 daerah yang masih mengalami kenaikan harga beras," terang Ketut Astawa.

Adapun 214 kabupaten/kota yang menjadi target penggencaran beras SPHP tersebar di 33 provinsi se-Indonesia. Dari itu, dilihat secara pembagian wilayah pemberlakuan harga beras SPHP terdiri dari 113 kabupaten/kota di Zona 1, lalu 81 kabupaten/kota di Zona 2, dan 20 kabupaten/kota di Zona 3.

Menilik pada Panel Harga Pangan Bapanas, jumlah daerah secara mingguan yang mengalami penurunan harga sesuai atau di bawah HET terjadi peningkatan. Pada pekan ketiga Agustus lalu yang merupakan momentum penyesuaian HET beras medium masih terdapat 167 kabupaten/kota. Terbaru, di pekan pertama September 2025, jumlah daerah yang tercatat memiliki rerata harga beras medium sesuai atau di bawah HET meningkat 49,8 persen menjadi 246 kabupaten/kota.

"Sekarang ini memang sedang terjadi pergerakan pasar. Penggilingan padi banyak ke pasar tradisional. Satu sisi, dulu pasar tradisional kurang peminatnya. Tapi sekarang pedagang UMKM kita di sana mendapat limpahan rezeki. Konsumen mencari beras ke sana. Stoknya banyak dan banyak jenisnya. Pada titik tertentu ada yang jual sesuai HET, tapi rata-rata memang ada yang di atas HET," tambah dia.

Realisasi penjualan beras SPHP untuk periode semester II per 3 September mencapai 126,2 ribu ton. Realisasi penjualan harian terus digenjot oleh Bulog.

Dalam sepekan terakhir realisasi harian memiliki rerata di angka 5,9 ribuan ton. Capaian tertinggi di 30 Agustus yang menyentuh angka 9,7 ribu ton dalam sehari.

Relaksasi Proses

Untuk kemudahan distribusi beras SPHP ke depannya, Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Mokhamad Suyamto mengatakan pihaknya akan merelaksasi alur proses untuk mengatasi kendala di pasar tradisional.

Bulog pun dijelaskannya akan membantu pemerintah daerah untuk penyaluran beras SPHP, terutama yang menemui kendala geografis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...

Harga Cabai Rawit Rp94.900/Kg, Telur Ayam Rp31.000/Kg

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp94.900/...
Advertisement
Setelah Dinyatakan Aman dari Abu Vulkanik, Semua Bandara Resmi Dibuka

Setelah Dinyatakan Aman dari Abu Vulkanik, Semua Bandara Resmi Dibuka

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.