Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bappenas Tak Mau Prioritas Nasional Sekadar Janji di Atas Kertas

📅 Rabu, 03 Sep 2025, 21:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bappenas Tak Mau Prioritas Nasional Sekadar Janji di Atas Kertas Doc: Antara
Ket. Ilustrasi - Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu program strategis nasional.

JAKARTA – Upaya untuk mencapai prioritas nasional menuntut konsistensi arah kebijakan, sinergi lintas sektor, serta keberlanjutan program pembangunan. 

Pemerintah perlu memastikan bahwa setiap strategi dalam perencanaan, seperti RPJMN dan RKP, benar-benar terintegrasi dengan kebutuhan riil masyarakat dan tantangan global. 

Optimalisasi sumber daya, penguatan regulasi, serta peningkatan kapasitas institusi menjadi kunci agar prioritas nasional tidak berhenti pada tataran dokumen, melainkan berwujud hasil nyata berupa pertumbuhan ekonomi inklusif, peningkatan kualitas SDM, serta pemerataan pembangunan antarwilayah.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy menyampaikan bahwa pihaknya menerapkan mekanisme pengendalian terpadu untuk memastikan capaian prioritas nasional (PN).

“Program prioritas seperti makan bergizi, Program Hasil Terbaik Cepat/PHTC, dan Proyek Strategis Nasional (PSN) akan dikendalikan secara spesifik dan berkisar triwulanan,” ucap Rachmat Pambudy pada Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI, Jakarta, Rabu (3/9).

Ia menjelaskan, pengendalian dan evaluasi dilakukan sejak perencanaan hingga pelaksanaan guna memastikan capaian target dengan analisis secara cepat, observasi terpadu, dan pendalaman evaluasi program.

Kemudian, dilakukan juga penilaian risiko secara berkala melalui forum pengendalian terpadu bersama Kantor Staff Kepresidenan (KSP), Kementerian Koordinator, Kementerian Dalam Negeri, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPK), serta instansi terkait lainnya.

Menurut dia, hasil dari mekanisme ini adalah rekomendasi tindakan secara cepat, dan memasukkan sebagai bagian dari perbaikan kebijakan di periode-periode yang akan datang.

Sebagai alat pengendali, Bappenas disebut memanfaatkan sistem e-Monev, dan juga Manajemen Risiko Pembangunan Nasional (MRPN) yang menjadi alat mengelola risiko pada program strategi di kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan BUMN.

“Pemantauan implementasi ini akan diintegrasikan dengan sistem e-Monev untuk dilaporkan kepada Presiden,” ungkap Kepala Bappenas.

Adapun contoh dari implementasi pengendalian pembangunan nasional ialah ketika Bappenas melakukan pengendalian terhadap program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Pihaknya mencoba identifikasi berbagai bottleneck seperti keterbatasan sumber daya manusia, kesulitan akses permodalan, hingga model bisnis yang belum tersusun.

“Dari hal itu, kami mencoba menyusun rekomendasi yang lebih konkret seperti pelatihan pengelolaan kooperasi, penyusunan aturan akses permodalan, dan pendorongan model bisnis untuk menghadapi potensi risiko yang ada,” kata Rachmat Pambudy.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
  • Kartu Transportasi Bersubsidi Bocor, DPRD DKI Minta Data Diperketat
    Preview komentar:
    Membaca sorotan DPRD DKI mengenai kebocoran kartu transportasi ...
  • XLSMART Berhasil Raih Kinerja Solid Semester I 2026.
    Preview komentar:
    Keberhasilan XLSMART dalam memperluas cakupan 5G hingga 52 ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Ekonomi
Berpotensi Melemah Terbatas...
Ekonomi
Berpeluang Menguat Terbatas...
Olahraga
Xavi Hernandez Jadi Pelatih...

Cegah Karhutla, KLH Larang Buka Lahan dengan Membakar

52 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Nasional
Cegah Karhutla, KLH Larang ...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Gladi Persiapan Sidang Tahunan dan Pidato Presiden

Gladi Persiapan Sidang Tahunan dan Pidato Presiden

13 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Juli Jadi Bulan Terpanas Kedua Dunia
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.