Gelombang Panas Hantam Spanyol Renggut hingga 2.170 Korban Jiwa
📅 Selasa, 02 Sep 2025, 16:02 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: AFP
MOSKOW - Gelombang panas yang mencatat rekor di Spanyol menyebabkan sekitar 2.170 orang meninggal sepanjang Agustus, menurut data Sistem Pemantauan Mortalitas (MoMo) Institut Carlos III pada Senin (1/9).
Badan Meteorologi Spanyol pada 24 Agustus menyatakan bahwa gelombang panas terbaru di negara itu, yang terjadi pada pertengahan Agustus, memecahkan rekor suhu tertinggi sepanjang masa.
Suhu saat ini melebihi suhu normal 4,6 derajat Celcius, sehingga memecahkan rekor sebelumnya 4,5 derajat Celcius yang tercatat pada Juli 2022.
Angka kematian pada Agustus naik 68,9 persen dibanding periode yang sama pada 2024, yakni 1.271 kematian, ungkap MoMo.
Persentase kematian terbesar hampir 60 persen terjadi pada perempuan berusia di atas 85 tahun, sedangkan pada laki-laki, suhu panas sebagian besar menyerang mereka yang berusia antara 75 sampai 84 tahun, menurut data tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Secara total, suhu ekstrem telah merenggut 3.630 nyawa sejak awal tahun ini, menurut MoMo.
Sejauh ini, gelombang panas yang terjadi pada 2022 tetap menjadi yang terparah bagi Spanyol, saat cuaca ekstrem tersebut menelan 4.690 korban jiwa. Ant/Sputnik-OANA
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!