Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menag Imbau Masyarakat Tak Melampaui Batas dalam Menyampaikan Pendapat

📅 Senin, 01 Sep 2025, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menag Imbau Masyarakat Tak Melampaui Batas dalam Menyampaikan Pendapat Doc: Antara
Ket. Menteri Agama Nasaruddin Umar saat mrnyampaikan belasungkawa kepada keluarga Muh Akbar, salah satu korban aksi demonstrasi yang mengakibatkan kebakaran Kantor DPRD Makassar. Nasaruddin Umar hadir untuk mendoakan almarhum di Makassar, Minggu (31/8).

Makassar - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengingatkan agar tidak melampaui batas dalam menyampaikan pendapat yang dinilai akan memberikan dampak dari apa yang telah disampaikan.

"Kita mengimbau supaya dalam rangka menyampaikan pendapat kita tidak melampaui batas," ujar Nasaruddin Umar usai menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban kebakaran aksi demonstrasi di Makassar, Minggu (31/8).


Dia hadir mewakili Pemerintah Pusat dan diutus oleh pihak Istana Kepresidenan untuk mengunjungi langsung rumah duka, salah satunya korban almarhum Muh Akbar, yang merupakan salah satu staf DPRD Kota Makassar.

Menurutnya, menyampaikan pendapat memiliki relnya sendiri yang telah ditentukan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Sungguh enak menjadi bangsa yang menghargai peraturan dan perundang-undangannya. Mari kita mengendalikan diri, apalagi melakukan hal-hal yang mungkin akan mengakibatkan sesuatu di luar dugaan," ujarnya.

Kendati demikian, Nasaruddin Umar tetap mengajak umat agar memberikan bimbingan demokrasi dengan memberikan hak orang untuk melakukan kritikan-kritikan, termasuk demonstrasi yang dinilai hak dalam masyarakat demokrasi. Hanya saja, tidak boleh melampaui batas.

"Saya juga mengimbau masyarakat Sulawesi Selatan, mari kita memelihara bangsa kita, daerah kita sendiri, dan saya kira sudah cukup apa yang terjadi kemarin, jangan kita menambah lagi kesengsaraan masyarakat kita. Mari kita berdoa, ya Allah cukupkan cobaan-cobaan," ucapnya.Peristiwa demonstrasi yang mengakibatkan hilangnya nyawa dan kerugian negara atas protes rakyat, dinilai Nasaruddin sebagai cobaan yang harus diambil pelajaran dan hikmah dalam berbangsa dan bernegara.

"Mudah-mudahan Allah memberikan rahmat, sehingga menuntun bangsa ini menjadi lebih dewasa dengan adanya peristiwa ini. Mudah-mudahan ini peristiwa yang terakhir terjadi di bangsa kita," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.