Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabupaten Sumenep KLB Campak hingga 2.035 Kasus dan 17 Meninggal, Imunisasi Massal Digalakkan

📅 Selasa, 26 Agu 2025, 14:51 WIB | Oleh:
Kabupaten Sumenep KLB Campak hingga 2.035 Kasus dan 17 Meninggal, Imunisasi Massal Digalakkan Doc: antara foto
Ket. Vaksin campak di Kabupaten Sumenep, Jatim.

SUMENEP - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur (Jatim) menggelar imunisasi massal, Senin, untuk menangani kejadian luar biasa (KLB) campak yang telah menimbulkan 2.035 kasus dan 17 kematian.

“Pelaksanaan imunisasi masal ini melibatkan tenaga medis dari 26 puskesmas di Kabupaten Sumenep dan langkah ini sebagai upaya untuk menangani penyebaran kasus campak," kata Wakil Bupati Sumenep Imam Hasyim saat meninjau pelaksanaan imunisasi di TK Rumah Kita, Sumenep.

Wabup menjelaskan, imunisasi masal campak kali ini menyasar anak usia 1 hingga 4 tahun dengan jumlah total sasaran sebanyak 78.569 anak se-Kabupaten Sumenep.

"Kami juga mengajak para orang tua untuk tidak khawatir dengan imunisasi ini, karena imunisasi terbukti sangat efektif mencegah campak," katanya.

Para orang tua diminta untuk tidak menunda imunisasi demi kebaikan dan melindungi anak dari penyakit campak.

"Prinsip lebih baik mencegah dari pada mengobati harus kita gunakan, demi kebaikan dan masa depan yang lebih baik," katanya.

Imunisasi masal campak di Sumenep ini akan berlangsung selama 21 hari, yakni mulai 25 Agustus hingga 14 September 2025.

Pemkab Sumenep juga telah bekerja sama dengan polisi dan TNI untuk membantu menyukseskan program tersebut dengan cara memberikan edukasi kepada para orang tua anak.

Terpisah, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta para orang tua ataupun pengasuh untuk segera membawa anaknya ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila menemukan gejala campak pada anak, seperti demam yang disertai bercak merah pada kulit.

“Segera periksakan ke puskesmas atau ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat kalau anak atau anggota keluarga kita mengalami demam disertai dengan bercak-bercak merah pada kulit, batuk, pilek, dan mata merah,” kata Direktur Imunisasi Kemenkes Prima Yosephine dalam konferensi pers mengenai penanganan kejadian luar biasa (KLB) campak, seperti dipantau di Jakarta, Selasa (26/8).

Dia mengatakan langkah tersebut bernilai penting untuk dilakukan guna mencegah penyebarluasan infeksi penyakit campak, mengingat penyakit itu termasuk dalam jenis penyakit dengan tingkat penularannya yang sangat cepat melebihi Covid-19. “Jangan dibiarkan di rumah, tapi segera periksakan,” ujar Prima.

Ia juga menyampaikan bahwa apabila orang tua dan pengasuh dihadapkan pada suatu kendala ketika hendak membawa anak mereka ke fasilitas pelayanan kesehatan seperti puskesmas, tindakan isolasi dapat dilakukan sementara untuk mencegah penularan.

“Tentunya juga harus diberikan makanan dengan gizi yang seimbang untuk bisa meningkatkan daya tahan tubuhnya.

Hal tersebut dia sampaikan guna menyosialisasikan pencegahan penyebaran kasus campak pada anak, mengingat saat ini sejumlah provinsi telah mengalami kejadian luar biasa campak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Nasional
MTQ Nasional XXXI Dibuka, M...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.