Ngeri, Anjing Liar Gigit 9 Warga Pekanbaru Positif Rabies
📅 Senin, 25 Agu 2025, 16:12 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/HO-Pemko Pekanbaru
Pekanbaru -- Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Distankan) Provinsi Riau mengumumkan hasil pemeriksaan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Laboratorium Veteriner dan Kesehatan Hewan bahwa anjing yang menggigit sembilan warga Pekanbaru positif terinfeksi rabies.
"Hasil pemeriksaan anjing di Labor Veteriner dan Kesehatan Hewan anjing tersebut positif rabies," kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan Distankan Riau Faralinda Sar di Pekanbaru, Senin.
Setelah dinyatakan positif, pihaknya melakukan penanganan darurat kepada hewan di sekitar kejadian Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya.
Selain itu saat ini sudah didirikan posko vaksin anti-rabies di depan Taman Wisata Alam Mayang, Jalan Imam Munandar, Kota Pekanbaru. Di sana warga bisa melaporkan hewan peliharaannya untuk dilakukan vaksin anti rabies.
"Kemudian kami juga bentuk tim kecil keliling ke rumah-rumah masyarakat yang memiliki Hewan Penularan Rabies (HPR) bersama Bhabinkamtibmas dan pihak kelurahan," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lebih lanjut dia mengingatkan masyarakat yang memiliki hewan peliharaan untuk bertanggungjawab atas peliharaannya, dengan cara memberi makan, minum, dan tempat tinggal yang memadai.
Sebelumnya sembilan warga Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, menjadi korban gigitan anjing liar di sejumlah lokasi pada Kamis (21/8), antara lain di Jalan Kamboja Indah, Mangga Besar 3, Jalan H Imam Munandar depan Toyota Agung, Jalan Singgalang, serta Jalan Sudimoro.
Anjing liar berwarna coklat yang menggigit warga sudah ditangkap dan dilumpuhkan oleh warga. Seluruh korban diperbolehkan pulang tanpa ada yang dirawat inap dan salah satunya diketahui masih balita.
Sebaiknya Anda baca juga:
Buka Posko
Sementara itu, tim gabungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru bersama Dinas Pertanian dan Peternakan (Distankan) Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, membuka posko vaksin anti-rabies usai kejadian penyerangan anjing terhadap sejumlah warga di Kelurahan Tangkerang Timur.
"Kita membentuk posko rabies, ini sebagai penanggulangan penularan rabies," papar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Pekanbaru Edi Satriawan di Pekanbaru, Senin.
Ia mengatakan posko didirikan di depan Taman Wisata Alam Mayang, Jalan Imam Munandar, Kota Pekanbaru, yang diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya rabies.
Ia juga mengimbau agar hewan peliharaan masyarakat seperti kucing, anjing, dan monyet, disuntik rabies. Ppihaknya sudah melakukan kordinasi lintas sektor guna mencegah rabies agar tidak terjadi penularan.
"Kami juga melakukan survei untuk mencegah penyebaran rabies pasca-penyerangan anjing kemarin," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!