Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disdik Kota Batu Siap Gencarkan Beasiswa 1.000 Sarjana Mulai 2026

📅 Senin, 25 Agu 2025, 16:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Disdik Kota Batu Siap Gencarkan Beasiswa 1.000 Sarjana Mulai 2026 Doc: Antara
Ket. Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Batu M Chori ditemui di Balai Kota Among Tani, beberapa waktu lalu.

Kota Batu, Jawa Timur - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batu, Jawa Timur, M Choiri menyebut pemenuhan kuota program bantuan pendidikan Beasiswa 1.000 Sarjana dioptimalkan pada tahun 2026.

Choiri di Kota Batu, Jawa Timur, Senin (25/8), mengatakan program tersebut memang diluncurkan pertengahan tahun 2025, tetapi saat itu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) telah ditetapkan, sehingga target yang ditetapkan baru 200 orang.

"Tahun depan dipenuhi 1.000 penerima, karena tahun ini ketika berjalan pertama kalinya APBD sudah ditetapkan.Target di 2025, 200 dan sudah tercapai," kata Choiri.

Dia memproyeksikan untuk memenuhi target Program Beasiswa 1.000 Sarjana pada 2026 setidaknya diperlukan alokasi dana APBD senilai Rp13 miliar.

"Hitungan kami itu rata-rata Uang Kuliah Tunggal (UKT)-nya Rp6,5 juta per semester, kalau setahun Rp13 miliar," katanya.

Sedangkan pada 2025 Pemkot Batu telah mengalokasikan anggaran pelaksanaan Program Beasiswa 1.000 Sarjana dari APBD daerah setempat sebesar Rp1,5 miliar. Kemudian ditambah dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari salah satu perusahaan perbankan senilai Rp325 juta.

Masyarakat memiliki antusias untuk mendaftar pada program tersebut, kata dia, dari target 200 penerima, jumlah pendaftar mencapai 284 orang.

"Sudah kami verifikasi dan yang memenuhi syarat sudah 214 orang. Pendaftar tetap kami terima, kalau anggaran masih cukup kami prioritaskan tahun ini dan apabila tidak mencukupi tetap tahun depan," ucapnya.

Selain itu untuk syarat mutlak bagi seseorang agar berhak menjadi penerima manfaat Program Beasiswa 1.000 Sarjana adalah beridentitas sebagai warga Kota Batu.

Selanjutnya penerima manfaat harus berkuliah di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang minimal berakreditasi B.

Lebih lanjut, kata dia, penerima manfaat setidaknya harus memiliki prestasi akademik atau non-akademik.

Untuk prestasi akademik ditunjukkan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,25. Sedangkan non-akademik, penerima manfaat harus memiliki prestasi kejuaraan di tingkat provinsi, nasional, maupun internasional.

"Kalau dari keluarga tidak mampu tetap menjadi prioritas. Universitas yang sudah kerja sama ada 11 kampus di Malang Raya dan juga ada di Surabaya," ucap dia.

Choiri optimistis Program Beasiswa 1.000 Sarjana akan melahirkan banyak Sumber Daya Manusia (SDM) yang tangguh dan unggul, sehingga mampu memberikan sumbangsih terhadap pembangunan Kota Batu pada masa depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Final Ideal Piala AFF, Vietnam Bersiap Ngluruk ke Thailand
    Preview komentar:
    skuad "gajah perang" sepertinya unggul, mrk diuntungkan sbg ...
  • Airlangga: Indonesia Prioritaskan Transformasi Industri Berbasis Tenaga Surya
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah menargetkan 100 GW tenaga surya ...
  • Badan Pangan Nasional Usul Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung Perkuat Peternak Mikro
    Preview komentar:
    Kebijakan strategis Bapanas mengusulkan tambahan 150 ribu ton ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Advertisement
hut ri 81
Ekonomi
PT KAI Targetkan 1,4 Miliar...
Megapolitan
Polisi Temukan Potongan Tub...

Bek Anyar PSS Sleman Langsung “Tune In”

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Bek Anyar PSS Sleman Langsu...
Luar Negeri
Presiden Trump Ungkap Korut...
Advertisement
hut ri 81
Menteri Keuangan: Pembatasan Subsidi BBM untuk Desil 10 Bisa Hemat Anggaran 10 Persen

Menteri Keuangan: Pembatasan Subsidi BBM untuk Desil 10 Bisa Hemat Anggaran 10 Persen

20 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.